RELUNG.ID – Beruang liar yang diduga telah menyerang seorang petani karet di Dusun 4 Desa Ciptodai 2, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel kembali menghebohkan warga.
Kali ini, beruang tersebut terlihat bersama anakannya berkeliaran tidak jauh dari lokasi penyerangan sebelumnya. Hal ini sontak menjadi kekhawatiran warga.
“Ada dua ekor beruang yakni anak dan indukan, yang induknya lumayan besar,” kata Sekretaris Desa Ciptodadi 2, Riski pada Senin, (11/8/2025).
Kemunculan beruang anakan dan indukan tersebut dilihat oleh sejumlah warga yang sedang melakukan penyisiran kemarin. Namun saat melihat kemunculan beruang tersebut, warga tidak berani untuk menangkap.
“Waktu penyisiran memang terlihat, warga posisinya hanya berlima dan tidak ada alat untuk menangkap, jadi tidak berani,” ujarnya.
Riski juga menambahkan, kemarin telah dipasang perangkap berupa jaring untuk menangkap beruang yang berada disekitar perkebunan warga dengan umpan menggunakan buah-buahan. Namun beruang tersebut tidak pernah mendekati perangkap.
“Sudah dipasang perangkap, tapi mutar balik, tahu dia ada perangkap. Umpannya buah dengan perangkap jaring babi,” jelasnya.
Warga saat ini menurut Riski, terus berupaya untuk melakukan pengusiran terhadap beruang tersebut dengan melakukan penyisiran setiap hari. Bahkan penyisiran dilakukan sudah sejauh 300 sampai 400 meter dari lokasi tempat seorang petani di serang beruang.
“Penyisiran sudah sejauh 300 sampai 400 meter dari lokasi penyerangan, karena beruangnya berkeliaran dan berpindah-pindah,” ungkapnya.
Selain itu, warga dan petani yang ada di Dusun tersebut hingga saat ini tidak berani untuk pergi beraktivitas ke kebun. Sebab sebelum beruang belum ditangkap, warga masih khawatir untuk pergi menyadap karet.
“Untuk sekarang ini mulai dari kejadian sampai sekarang untuk wilayah perkebunan yang ada beruang libur, tidak beraktivitas sudah sekitar 4 harian,” pungkasnya.
Seperti diketahui, aksi penyerangan beruang ini terjadi pada Rabu (6/8/2025) lalu. Di mana, korbannya yakni Pujianto (37). Akibat kejadian tersebut, korban pun mengalami luka cukup parah di bagian kaki, kepala, dan perutnya. (NSR)

