RELUNG.ID – Google kembali memperkuat persaingan di industri kecerdasan buatan (AI) dengan memangkas harga paket langganan AI Plus sekaligus meningkatkan kapasitas penyimpanan cloud yang disertakan bagi pengguna.
Langkah ini diumumkan tak lama setelah Google mencatat pencapaian penting melalui kerja sama dengan Apple, di mana model AI Gemini menjadi salah satu fondasi teknologi untuk pengembangan Siri generasi terbaru.
Dalam perubahan terbaru tersebut, harga langganan Google AI Plus yang sebelumnya dibanderol 8 US Dolar per bulan kini turun menjadi 5 US Dolar per bulan atau setara dengan harga lokal di masing-masing negara.
Informasi tersebut disampaikan oleh Head of Product Google AI Subscriptions, Vikas Kansal, melalui akun media sosial X.
Selain penurunan harga, Google juga menggandakan kapasitas penyimpanan yang diberikan kepada pelanggan dari 200 GB menjadi 400 GB.
Penyimpanan tersebut tidak hanya dapat digunakan untuk kebutuhan layanan AI, tetapi juga terintegrasi dengan berbagai layanan Google lainnya seperti Gmail, Google Drive, dan Google Photos.
Dengan perubahan ini, paket AI Plus pada dasarnya menggantikan peran paket Google One yang sebelumnya menawarkan kapasitas penyimpanan serupa.
Berdasarkan informasi yang dibagikan Google, harga paket AI Plus di beberapa negara kini menjadi sekitar US$5 di Amerika Serikat, CAD 7 di Kanada, GBP 4,50 di Inggris, EUR 5 di kawasan Eropa, dan INR 400 di India.
Selain menawarkan harga yang lebih terjangkau, Google juga terus menambah berbagai fitur berbasis AI ke dalam paket langganannya.
Pengguna AI Plus kini dapat memanfaatkan integrasi Gemini di Gmail untuk membantu mengelola dan merangkum email, fitur Daily Brief untuk mendapatkan ringkasan informasi harian, hingga Gemini Omni yang mendukung pembuatan video berbasis AI.
Langkah agresif Google ini dinilai sebagai upaya memperluas basis pengguna layanan AI premium di tengah semakin ketatnya persaingan dengan perusahaan teknologi lain yang juga berlomba menghadirkan layanan kecerdasan buatan generatif. (LWM)

