RELUNG.ID – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, bersiap memulai agenda keliling Indonesia yang telah lama direncanakannya. Lampung menjadi provinsi pertama yang akan dikunjungi dalam rangkaian safari ke sejumlah daerah setelah kondisi kesehatannya dinyatakan pulih.
Kepastian keberangkatan itu disampaikan langsung Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo, Jawa Tengah. Dengan nada santai, mantan Presiden RI dua periode tersebut menyebut akan bertolak ke Lampung pada Jumat pagi.
Ke Lampung besok pagi, mau ikut?” kata Jokowi sembari tertawa saat ditemui di kediamannya, Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (26/6/2026).
Kunjungan ke Lampung menjadi langkah awal dari agenda turun ke daerah yang sebelumnya sempat tertunda. Jokowi mengaku ingin memenuhi berbagai undangan masyarakat yang selama ini mengharapkan kehadirannya di sejumlah wilayah Indonesia.
“Nanti minggu depan hari Jumat saya ke Lampung, nanti masuk semua, nanti masuk,” ungkap Jokowi.
Tidak hanya menyapa masyarakat, kunjungan tersebut juga akan dimanfaatkan untuk bertemu dengan para relawan serta pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di daerah. Menurut Jokowi, agenda tersebut merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus memberikan motivasi kepada berbagai kelompok yang selama ini mendukungnya.
Lampung Tengah disebut menjadi salah satu lokasi yang masuk dalam agenda kunjungan perdana. Daerah itu dipilih setelah banyak warga Lampung yang datang langsung ke kediamannya di Solo dan menyampaikan harapan agar Jokowi berkunjung.
“Dari Lampung Tengah, nanti hari Jumat saya ke Lampung, Lampung Tengah,” pungkasnya.
Rencana safari nasional ini sebenarnya telah diungkapkan sejak beberapa bulan lalu. Saat itu, Jokowi menyatakan akan kembali aktif melakukan perjalanan ke berbagai daerah setelah memastikan kondisi kesehatannya benar-benar pulih.
Selain Lampung, sejumlah wilayah lain juga masuk dalam daftar tujuan kunjungan. Di antaranya adalah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan beberapa daerah di Jawa Barat yang disebut akan menjadi bagian dari rangkaian perjalanan berikutnya.
Bagi Jokowi, agenda tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial. Ia menilai pertemuan langsung dengan masyarakat tetap penting untuk mendengar aspirasi, menjaga hubungan yang telah terjalin selama bertahun-tahun, serta memberikan semangat kepada berbagai komunitas di daerah.[THQ]

