Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dinas PPPA Sumsel Ajak Masyarakat Rangkul Korban LGBT, Tolak Stigma dan Pengucilan
Regional

Dinas PPPA Sumsel Ajak Masyarakat Rangkul Korban LGBT, Tolak Stigma dan Pengucilan

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda25/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif terhadap individu yang teridentifikasi dalam kelompok LGBT. Sebaliknya, pendekatan pendampingan, pembinaan, dan dukungan sosial dinilai menjadi langkah yang lebih efektif untuk mencegah persoalan tersebut berkembang lebih luas.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumsel, M. Zaki Aslam, menegaskan bahwa mereka yang saat ini tengah menjalani proses pengobatan dan pendampingan tidak boleh dikucilkan dari lingkungan sosial.

Menurutnya, perlakuan diskriminatif justru berpotensi membuat mereka semakin tertutup dan sulit dijangkau oleh program pembinaan maupun layanan kesehatan yang disiapkan pemerintah.

“Kita tidak boleh memberikan stigma yang buruk. Mereka tetap manusia, saudara kita, yang harus dirangkul dan diberikan pendampingan yang baik,” ujar Zaki usai rapat koordinasi lintas sektor di Palembang, Rabu (24/6/2026).

 

Berdasarkan data yang dihimpun dari sektor kesehatan, saat ini terdapat ratusan orang yang sedang menjalani pengobatan dan pendampingan. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pencegahan sekaligus pendekatan kemanusiaan.

Zaki menjelaskan, tantangan saat ini semakin kompleks karena perkembangan teknologi digital membuat aktivitas dan komunikasi kelompok tertentu lebih sulit terdeteksi. Berbagai platform daring disebut dimanfaatkan untuk membangun jaringan dan berinteraksi dengan identitas yang tidak mudah dikenali.

Karena itu, Pemprov Sumsel menilai penanganan persoalan ini tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak mulai dari keluarga, sekolah, tokoh agama, pemerintah, hingga media massa.

“Kita harus mengedepankan edukasi dan pendampingan. Jangan sampai mereka merasa terasing karena justru akan semakin sulit disentuh oleh program pembinaan,” katanya.

Pemerintah juga menaruh perhatian besar terhadap kelompok usia produktif dan kalangan remaja yang dinilai rentan terpapar pengaruh lingkungan maupun informasi digital yang tidak terkontrol. Oleh sebab itu, keluarga diminta memperkuat komunikasi dan pengawasan terhadap anak-anak serta remaja.

Selain itu, pendekatan kesehatan mental, kesehatan fisik, dan pembinaan keagamaan akan terus didorong sebagai bagian dari strategi pencegahan yang lebih komprehensif.

Pemprov Sumsel berharap masyarakat dapat berperan aktif menciptakan lingkungan yang peduli dan suportif tanpa mengabaikan nilai-nilai sosial, budaya, maupun agama yang berlaku. Dengan pendekatan yang lebih humanis, pemerintah optimistis upaya pencegahan dan pembinaan dapat berjalan lebih efektif.

“Yang utama adalah pendampingan. Jangan mengasingkan mereka, tetapi berikan perhatian, bimbingan, dan pendekatan yang baik agar mereka mendapatkan masa depan yang lebih baik,” tutup Zaki.[THQ]

LGBT PPPA Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleNovia Rahmadhani Meninggal Saat Latsarmil SPPI, Korban Ketiga dalam Sepekan
Next Article Mulai 1 Juli, Gojek dan Grab Terapkan Potongan Komisi 8 Persen untuk Ojol
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202615 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,979 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,851 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,823 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?