Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Feri Amsari Kritik Safari Politik Jokowi, Dinilai Bertolak Belakang dengan Janji Ingin Istirahat
Politik

Feri Amsari Kritik Safari Politik Jokowi, Dinilai Bertolak Belakang dengan Janji Ingin Istirahat

RiyadiBy Riyadi29/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Prosesi penganugerahan gelar adat kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Lampung menyita perhatian publik. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Pakar hukum tata negara Feri Amsari mengkritik langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang mulai melakukan safari politik bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menurutnya, aktivitas tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Jokowi usai mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden yang menyebut ingin beristirahat dan kembali menjadi rakyat biasa.

Feri menilai safari politik yang dilakukan Jokowi memiliki dua tujuan. Selain untuk mendongkrak elektabilitas PSI menjelang Pemilu 2029, langkah tersebut juga dinilai sebagai upaya menunjukkan bahwa Jokowi masih memiliki pengaruh dalam peta politik nasional.

“Dia butuh untuk partai ini dapat angka-angka yang layak untuk masuk parlemen sedari dini untuk maju,” kata Feri kepada wartawan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2026).

Baca juga :   MK Tolak Gugatan, Joncik Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Empat Lawang

“Sekaligus mau kasih tahu berbagai pihak bahwa dia masih bekerja, termasuk kepada Presiden Prabowo,” lanjutnya.

Meski menegaskan tidak ada larangan bagi mantan presiden untuk terlibat dalam aktivitas politik, Feri mempertanyakan konsistensi sikap Jokowi yang sebelumnya menyampaikan keinginan untuk beristirahat setelah tidak lagi menjabat sebagai kepala negara.

“Katanya mau istirahat tetapi malah kemudian terjun ke dunia politik yang menurut saya seharusnya sudah masuk ke fase berwibawa sebagai guru bangsa,” ujarnya.

Baca juga :   Tahapan PSU Empat Lawang Dimulai 23 Maret 2025

Feri juga menyinggung pernyataan Jokowi yang pernah menyebut akan kembali menjadi warga negara biasa. Namun, menurutnya, realitas yang terjadi justru menunjukkan Jokowi aktif menjadi bagian dari mesin politik PSI.

“Dia menyatakan akan istirahat, akan pulang kampung menjadi warga negara biasa, ternyata kemudian menjadi mesin politik partai tertentu yaitu partai anaknya sendiri,” katanya.

Menurut Feri, safari politik tersebut sah dilakukan sebagai bagian dari hak politik setiap warga negara. Namun, ia menilai langkah itu kurang tepat karena tidak sejalan dengan komitmen yang pernah disampaikan Jokowi kepada publik.

Baca juga :   Rismon Sianipar Hadapi Pemeriksaan Kasus Ijazah Jokowi, Siapkan Bukti Forensik Digital

Sebelumnya, Jokowi memulai rangkaian safari politik nasional dengan mengunjungi Provinsi Lampung pada 26–28 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, Jokowi mengenakan atribut PSI dan menghadiri sejumlah agenda partai, termasuk memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandar Lampung.

Selain menghadiri kegiatan partai, Jokowi juga menerima gelar adat kehormatan “Baginda Pemuka Bangsa” dari perwakilan lima kerajaan adat Lampung di kawasan Kedatun Keagungan, Kota Bandar Lampung.

Rangkaian kunjungan Jokowi di Lampung juga diwarnai aksi unjuk rasa. Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML), didominasi oleh ibu-ibu, menggelar demonstrasi di Bundaran Adipura dengan membawa tuntutan penolakan terhadap kehadiran Jokowi di daerah tersebut.[YKP]

Bertolak Belakang Feri Amsari Ingin Istirahat Jokowi Safari Politik
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTokoh Adat Jelaskan Makna Jokowi Injak Kepala Kerbau Saat Terima Gelar Adat di Lampung
Next Article Di Ogan Ilir, Anggota DPR RI Sosialisasikan 4 Pilar dan Salurkan Bantuan PIP
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,939 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,782 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?