Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»PSI Sebut PDIP Kesulitan Menang Usai Berpisah dengan Jokowi
Regional

PSI Sebut PDIP Kesulitan Menang Usai Berpisah dengan Jokowi

alwiBy alwi30/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Foto : (dok. YouTube PSI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Perdebatan mengenai pengaruh politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terhadap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali mencuat.

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bidang Politik, Bestari Barus, menilai PDIP mengalami kesulitan meraih kemenangan dalam kontestasi politik setelah berpisah dengan Jokowi.

Baca juga :   Bergandengan Tangan, Herman Deru Beberkan Alasan Memilih Cik Ujang

Dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada Jumat (29/5/2026), Bestari menyinggung hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang dimenangkan oleh pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, kekalahan calon yang diusung PDIP menunjukkan besarnya pengaruh Jokowi dalam peta politik nasional.

Bestari juga menyoroti keputusan PDIP yang memecat Jokowi dari keanggotaan partai pasca-Pemilu 2024. Ia berpendapat bahwa Jokowi merupakan figur yang memiliki kontribusi besar dalam kemenangan politik PDIP selama beberapa periode pemilu.

“Tentu publik bisa menilai sendiri bagaimana peran Pak Jokowi dalam berbagai kemenangan politik sebelumnya. Setelah tidak lagi bersama Jokowi, PDIP menghadapi tantangan yang berbeda dalam kontestasi politik,” ujar Bestari.

Baca juga :   Roy Suryo Tantang Rektor UGM Tunjukkan Ijazah Jokowi di Persidangan

Ia juga menilai bahwa kekalahan yang dialami PDIP pada Pilpres 2024 tidak semata-mata karena persaingan dengan kandidat lain, tetapi juga dipengaruhi oleh berakhirnya hubungan politik antara partai tersebut dan Jokowi.

Menanggapi pernyataan tersebut, Juru Bicara PDIP, Guntur Romli, menegaskan bahwa partainya tidak mencampuri aktivitas politik maupun agenda pribadi Jokowi setelah tidak lagi menjadi bagian dari PDIP.

Menurut Guntur, Jokowi telah resmi berpisah dengan partai sehingga setiap kegiatan yang dilakukan mantan kepala negara tersebut tidak memiliki kaitan dengan kebijakan maupun strategi politik PDIP.

Baca juga :   Jenazah WNI yang Tewas Kecelakaan Kerja di Jepang akan Dimakamkan di TPU Mahameru Palembang

Selain itu, Guntur membantah anggapan bahwa elektabilitas PDIP sangat bergantung pada sosok Jokowi. Ia mengklaim data elektoral menunjukkan bahwa selama dua periode pemerintahan Jokowi, kenaikan suara PDIP tidak mengalami lonjakan signifikan.

“Berdasarkan data yang kami miliki, saat Pak Jokowi menjabat sebagai presiden pada periode 2014 maupun 2019, peningkatan suara PDIP hanya sekitar satu persen. Karena itu, kami menilai faktor elektoral partai tidak semata-mata ditentukan oleh satu figur,” kata Guntur.

Pernyataan saling tanggap antara PSI dan PDIP ini menambah dinamika hubungan politik pasca-Pemilu 2024, terutama terkait posisi dan pengaruh Jokowi dalam konstelasi politik nasional setelah tidak lagi berada di bawah naungan partai yang mengusungnya selama dua periode pemilihan presiden. (vid)

Jokowi PDIP Pilkada PSI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK Ungkap Dugaan Mobilisasi Pegawai Outsourcing untuk Menangkan Fadia Arafiq di Pilkada 2024
Next Article Pelayanan Administrasi di Kecamatan Sako Dikeluhkan Warga, Jam Istirahat Melebih Batas
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,896 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,769 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,741 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?