RELUNG.ID– Nama Aldi Taher kembali menjadi perbincangan di media sosial. Kali ini, mantan aktor sekaligus penyanyi tersebut menjadi sasaran seruan “Cancel Aldi Taher” yang ramai bergema di platform X setelah komentarnya terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami penyanyi Nadhif Basalamah menuai kritik.
Tagar dan unggahan bernada boikot terhadap Aldi Taher mulai bermunculan sejak akhir pekan. Sejumlah pengguna X mengaku kecewa dengan sikap Aldi yang dinilai tidak menunjukkan empati terhadap korban pelecehan seksual.
Salah satu unggahan yang ramai dibagikan datang dari akun X @karimnas_ yang menulis, “Yeah, Aldi Taher is canceled.” Unggahan tersebut kemudian memicu ribuan respons dari warganet.
Gelombang kritik bermula ketika Nadhif Basalamah mengungkap dirinya menjadi korban pelecehan seksual secara daring melalui media sosial X dan TikTok. Pelantun lagu tersebut mengaku sudah tidak kuat menghadapi komentar-komentar bernada seksual yang terus diarahkan kepadanya.
Sebagai bukti, Nadhif turut membagikan sejumlah tangkapan layar berisi komentar yang dianggap melecehkan. Pengakuannya kemudian mendapat dukungan luas dari publik yang mengecam tindakan para pelaku.
Namun, di tengah banyaknya simpati kepada Nadhif, Aldi Taher justru menuai sorotan setelah memberikan komentar singkat saat menanggapi pemberitaan mengenai kasus tersebut.
“Bodo amat,” tulis Aldi Taher.
Komentar itu kemudian viral dan memicu kritik dari berbagai kalangan. Banyak pengguna media sosial menilai ucapan tersebut tidak pantas disampaikan mengingat isu yang dibahas berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual.
Kontroversi yang menimpa Aldi Taher tidak berhenti di situ. Namanya juga masih menjadi sorotan setelah perseteruannya dengan musisi Daniel Baskara Putra atau Hindia.
Perselisihan itu bermula dari beredarnya video konser yang memperlihatkan seorang kameramen menyorot penonton yang membawa tulisan bertuliskan, “Jadi apapun asal jangan jadi boti.”
Baskara Putra kemudian mengkritik tindakan kameramen tersebut melalui akun X miliknya karena dinilai ikut memperbesar penyebaran pesan yang dianggap bermasalah.
Konflik yang berkembang di media sosial turut menyeret nama Aldi Taher hingga kembali menjadi bahan pembicaraan publik. Sejumlah warganet menilai rentetan kontroversi yang melibatkan Aldi dalam waktu berdekatan semakin memengaruhi citranya.
Beragam komentar pun bermunculan. Sebagian mengaku kecewa karena sebelumnya masih mendukung Aldi Taher, sementara lainnya menilai kontroversi tersebut menjadi alasan untuk tidak lagi memberikan dukungan.
Hingga kini, Aldi Taher belum menyampaikan klarifikasi lebih lanjut terkait ramainya seruan “Cancel Aldi Taher” yang menjadi perbincangan di media sosial X. [YKP]

