RELUNG.ID– Mabes TNI memberikan penjelasan terkait pengerahan personel untuk mengamankan rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Muhammad Nas, mengatakan pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi Kejaksaan dan telah melalui mekanisme yang berlaku.
“Terkait pengamanan Jampidsus, benar bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi Kejaksaan dan telah dikoordinasikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, sebagaimana Perpres Nomor 66 Tahun 2025 yang berkaitan dengan perlindungan kepada jaksa dalam melaksanakan tugasnya,” kata Muhammad Nas dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).
Ia menegaskan, pengerahan personel TNI untuk mengamankan rumah Jampidsus tidak berkaitan dengan isu lain yang tengah berkembang.
“Pengamanan itu tidak berkaitan dengan isu lain yang saat ini berkembang,” ujarnya.
Muhammad Nas juga menanggapi informasi mengenai penggeledahan sejumlah lokasi yang dilakukan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri bersama Polda Metro Jaya. Menurutnya, proses tersebut merupakan kewenangan Polri dan terpisah dari pengamanan yang dilakukan TNI.
“Adapun mengenai informasi adanya penggeledahan oleh Polri terhadap sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri,” katanya.
Sebelumnya, rumah Febrie Adriansyah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tampak dijaga puluhan personel TNI pada Rabu (8/7/2026) malam. Berdasarkan pantauan di lokasi, personel berjaga di depan gerbang maupun di dalam area rumah.
Hingga saat itu, belum ada penjelasan resmi mengenai alasan pengamanan tersebut.
Di sisi lain, Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri> bersama Polda Metro Jaya sebelumnya menggeledah Kafe de’Clan dan Point Money Changer di Jakarta Selatan pada Rabu (8/7/2026).
Kepala Kortas Tipikor Polri, Totok Suharyanto, mengungkapkan bahwa penyidik menemukan sebuah brankas berukuran besar yang tersembunyi di dalam tembok dan ditutupi etalase di Kafe de’Clan.
“Betul (ditemukan brankas),” kata Totok saat dikonfirmasi.[YKP]

