Kantor Pencarian dan Pertolongan Palembang terus mengasah keterampilan mereka dalam melakukan penyelamatan. Salah satunya, di bidang penyelamatan di ketinggian yakni kendaraan yang masuk jurang.
Karena itu, Basarnas Palembang menggelar pelatihan rescue dimedan ketinggian atau vertikal yang dilaksanakan selama dua hari dan diikuti 21 personel.
“Latihan ini berlangsung selama dua hari dimulai 11 hingga 12 Oktober 2022,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palembang, Hery Marantika, Selasa (11/10).
Dia meminta kepada seluruh personel yang terlibat dalam Latihan satuan untuk bersungguh-sungguh. Karena latihan ini sangat penting bagi rescuer atau penolong dimana kegiatan ini untuk mengasah kemampuan personil, dan dalam latihan kita mengingatkan tetap mengutamakan Keselamatan diri dan menjaga kesehatan agar senantiasa fit dalam melaksanakan latihan ini.
“Dalam latihan beregu dan satuan di ketinggian diikuti sebanyak 21 orang personel, adapun materi pelatihannya meliputi pemberian materi teori di Gedung Inovasi Kantor pencarian dan Pertolongan Palembang,” ujarnya.
Setelah itu dilanjutkan dengan materi praktek yang dilaksanakan di Air Batu, Musi Banyuasin. Materi pelatihan berupa teori dan praktek, seperti sistem lifting, lowering, hingga manajemen tandu. Keterampilan di bidang penyelamatan di ketinggian sering dilakukan untuk mengantisipasi beberapa jenis bencana seperti kecelakaan kendaraan bermotor/mobil masuk jurang, orang masuk ke sumur maka dari tujuan digelarnya pelatihan itu untuk memberikan keterampilan pada Rescuer untuk menghadapi kecelakaan atau bencana di area ketinggian.
“Kami harap nantinya dalam penyelamatan dapat maksimal untuk memberikan pelayan SAR yang cepat, tepat, dan profesional,” pungkasnya.

