Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Agustus Jadi Puncak Kemarau, Hotspot di Sumsel Justru Turun Jadi 103 Titik
Regional

Agustus Jadi Puncak Kemarau, Hotspot di Sumsel Justru Turun Jadi 103 Titik

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda19/08/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Karhutla terjadi Pemulutan, Ogan Ilir. Foto : Istimewa
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Jumlah hotspot atau titik panas di Sumatera Selatan (Sumsel) sepanjang Agustus 2025 tercatat sebanyak 103 titik. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan bulan Juli, meski Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediksi Agustus sebagai puncak musim kemarau.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan tren harian hotspot pada Agustus relatif rendah. Bahkan, beberapa hari tercatat nihil hotspot.

“Hotspot yang terdeteksi di Sumsel sepanjang 1–19 Agustus mencapai 103 titik. Jumlah ini turun dibandingkan Juli lalu,” jelas Sudirman, Selasa (19/8/2025).

Penurunan jumlah titik panas ini disebabkan hujan yang masih turun di sebagian wilayah Sumsel, meski sudah memasuki musim kemarau. Kondisi itu membuat lahan tetap lembap sehingga potensi kebakaran berkurang.

Namun, Sudirman mengingatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap ada. Pasalnya, laporan harian masih menunjukkan kejadian karhutla di sejumlah daerah.

“Meski ada hujan, karhutla masih terjadi di beberapa wilayah. Bahkan, kasusnya menunjukkan tren kenaikan. Kita tetap harus waspada,” ujarnya.

Berdasarkan catatan tahunan, peningkatan hotspot biasanya terjadi pada Agustus hingga November. Bahkan, jumlahnya bisa meningkat dua kali lipat pada periode tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Provinsi Sumsel telah menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat karhutla hingga November 2025, dan bisa diperpanjang bila kondisi belum membaik.

Selain itu, Sumsel juga mendapat dukungan 4 helikopter water bombing dan 2 helikopter patroli. Operasi modifikasi cuaca (OMC) pun sudah dua kali dilaksanakan pada Juli hingga awal Agustus untuk menekan potensi kebakaran.[THQ]

Hotspot Karhutla Kemarau Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSyaidina Ali Terpilih Ketua PKC PMII Sumsel 2025–2027
Next Article Promo Rp80 di Hari Kemerdekaan, Penumpang LRT Palembang Tembus 58 Ribu Orang
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,901 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,774 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,746 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?