RELUNG.ID – Kehidupan warga Desa Sialingan, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, kembali terusik oleh masalah lingkungan yang serius.
Kali ini, dugaan kebocoran pipa milik PT Pertamina telah menyebabkan pencemaran pada sumur-sumur warga, sehingga mengancam ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Ahmad Farizi, salah seorang warga yang terdampak, mengungkapkan, dirinya cukup kaget ketika mendapati air sumurnya telah berubah warna menjadi kehitaman.
“Sudah seminggu lebih sumur kami bercampur minyak. Air yang biasanya jernih kini berwarna kehitaman dan berbau menyengat,” ujarnya saat dihubungi oleh media, Jumat (4/10).
Farizi menjelaskan, warga telah melaporkan kejadian ini kepada pihak Pertamina. Namun, hingga saat ini belum ada tindakan nyata yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.
“Kami sangat khawatir dengan kondisi ini. Air bersih adalah kebutuhan dasar manusia, tapi kami kesulitan mendapatkannya,” imbuhnya.
Warga pun mulai khawatir dengan kondisi air yang sudah tidak layak dikonsumsi. Dia berharap pihak Pertamina segera turun ke lapangan untuk menindaklanjuti kecocoran pipa yang telah mencemari lingkungan sekitar.
“Bukan sekali kejadian ini, sebelumnya pernah juga terjadi kebocoran tapi kali ini tumpahan minyak mentah itu mencemari sumber air kebutuhan warga. Kami khawatir kondisi ini makin parah, karena sudah seminggu lebih dibiarkan saja,” pungkasnya.

