RELUNG.ID – Asosiasi Animasi Jepang (AJA) merilis Laporan industri anime tahun 2023, pada 22 Desember 2024 lalu.
Dalam laporan tersebut, didapati industri anime mengalami pertumbuhan sebesar 14,3 persen dibandingkan tahun 2022. Di mana, total nilai pasar sebesar sekitar 21,27 miliar Dolar AS.
Dikutip dari animenewsnetworks, angka ini merupakan angka tertinggi sejak tahun 2002. Bahkan, melebihi rekor tahun 2022 yang mencapai 18,61 miliar Dolar AS.
AJA merincikan, untuk pasar luar negeri tahun 2023, berhasil meraih 10,94 miliar Dolar AS atau meningkat 18,02 persen dari tahun 2022 yang sebesar 9,27 miliar Dolar AS.
Dari riset kolaborasi Parrot Analytics dan AJA, penyumbang tertinggi pendapatan global anime yaitu wilayah Amerika Utara dan Asia dengan persentase sekitar 72 persen atau sebesar 14,3 miliar Dolar AS.
Sedangkan, untuk pendapatan streaming global tahun 2023 menyumbang pendapatan 6 persen atau sebesar 2,2 miliar Dolar AS.
Untuk penjualan merchandise asing dan domestik industri anime yaitu sebesar 14,3 miliar Dolar AS. Pendapatan tertinggi disumbang dari regional Asia 5,46 miliar Dolar AS. Sedangkan, Amerika Utara sebesar 4,97 miliar Dolar AS.
Dari kedua wilayah tersebut secara keseluruhan menyumbang 73 persen penjualan merchandise anime di seluruh dunia. (AAL)

