RELUNG.ID – Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) kini tengah melakukan investigasi terhadap tiga mobil Honda.
Pasalnya, NHTSA mendapatkan pengaduan terhadap ketiga mobil tersebut. Ketiga mobil ini yaitu, Acura ILX, Honda Odyssey 2018-2022 dan Honda CR-V Hybrid 2020-2022,
Dikutip dari carscoops, pengaduan pengguna terhadap Honda Acura ILX ini yaitu pada masalah pengeremannya. Sedangkan, untuk Honda Odyssey 2018-2022 yaitu masalah kantung udara samping yang dapat aktif secara tiba-tiba saat dikendarai.
Beberapa aktivasi ini dilaporkan terjadi setelah menabrak lubang atau ketidaksempurnaan jalan lainnya. Namun, benturan yang relatif kecil ini seharusnya tidak memicu mengembangnya kantung udara.
Hal ini dapat memicu masalah keselamatan serius karena kantung udara dapat melukai penumpang sekaligus mengejutkan pengemudi, yang memicu kecelakaan.
Laporan ini tidak hanya sekadar teori. Bahkan, terdapat satu kasus yang melukai dua orang. Terakhir, ada laporan yang mengkhawatirkan bahwa CR-V Hybrid 2020-2022 dapat kehilangan tenaga di kecepatan jalan raya tanpa peringatan.
Masalah ini disebut-sebut bersifat intermiten, yang ditandai dengan lampu indikator mesin yang berkedip tepat sebelum mesin kehilangan tenaga.
Pengemudi tampaknya harus menepi ke pinggir jalan, tempat mereka dapat mematikan dan menyalakan kembali kunci kontak. Hal ini dilaporkan dapat memperbaiki masalah, tetapi menghapus lampu indikator mesin dan kode kesalahan.
Secara keseluruhan, ketiga investigasi tersebut melibatkan total 708.369 kendaraan. Potensi masalah airbag pada Odyssey akan berdampak paling besar karena dapat berdampai pada 441.002 unit mobil tersebut.
Hingga saat ini Honda juga belum mengumumkan secara resmi kapan akan melakukan recall atau penarikan ulang terhadap ketiga mobil tersebut. (LWM)

