Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Anggaran BPJS Tembus Rp800 Miliar, DPRD Bandung Dorong Upaya Pencegahan Penyakit
Politik

Anggaran BPJS Tembus Rp800 Miliar, DPRD Bandung Dorong Upaya Pencegahan Penyakit

RiyadiBy Riyadi08/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Bandung, Heri Hermawan. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung Tahun 2025 memasuki tahap evaluasi mendalam. Dalam pembahasan tersebut, DPRD Kota Bandung menyoroti tingginya anggaran pembiayaan kesehatan yang terus meningkat setiap tahun.

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Bandung, Heri Hermawan mengatakan, anggaran pembiayaan kesehatan melalui BPJS disebut mencapai sekitar Rp800 miliar per tahun. Karena itu, DPRD mendorong pemerintah kota memperkuat langkah pencegahan penyakit dibanding hanya fokus pada pengobatan.

“Kalau kita hanya fokus pada pengobatan, biayanya akan terus besar. BPJS bisa mengeluarkan sekitar Rp800 miliar per tahun. Sementara anggaran yang kita keluarkan untuk iuran jauh lebih kecil,” ujar Heri.

Baca juga :   Ketua Hanura OKU Terjaring OTT KPK, Muhammad David Ditunjuk Jadi Pengganti Sementara

Menurutnya, pendekatan promotif dan preventif harus menjadi perhatian utama agar angka kesakitan masyarakat dapat ditekan. Dengan demikian, beban pembiayaan kesehatan juga diharapkan ikut menurun.

Heri menilai, selama ini pelayanan kesehatan masih didominasi pendekatan kuratif atau pengobatan setelah masyarakat sakit. Padahal, edukasi kesehatan dan pencegahan penyakit dinilai lebih efektif dalam jangka panjang.

Karena itu, DPRD mendorong penguatan peran puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi dan sosialisasi pola hidup sehat.

Baca juga :   AHY Bantah Salah Tafsir, Demokrat Tetap Dukung Prabowo

“Puskesmas harus diperkuat perannya dalam promotif dan preventif. Edukasi masyarakat penting agar penyakit bisa dicegah sejak awal,” katanya.

Selain menyoroti sektor kesehatan, pembahasan LKPJ juga menyentuh sejumlah persoalan lain seperti pendidikan dan penanganan stunting. DPRD masih menemukan adanya anak usia sekolah yang belum mendapatkan akses pendidikan secara optimal.

“Masih ada anak yang tidak bersekolah, ini harus menjadi perhatian. Begitu juga stunting dan persoalan lainnya, semua akan kita dorong melalui rekomendasi,” ujarnya.

Baca juga :   Rapat Paripurna LXII, Anggota DPRD Sumsel Sampaikan Hasil Reses ke Eksekutif

Sementara itu, Pemerintah Kota Bandung diketahui telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp260 miliar untuk kebutuhan Universal Health Coverage (UHC) bagi warga kurang mampu.

Heri menjelaskan, seluruh hasil evaluasi dalam pembahasan LKPJ nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi DPRD untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

“Rekomendasi sedang kita susun. Harapannya lebih tajam dan bisa menjadi solusi konkret agar deviasi antara perencanaan dan pelaksanaan semakin kecil ke depan,” pungkasnya.[YKP]

BPJS DPRD Kota Bandung
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTerbakar Hampir 100 Persen, Tim DVI Kesulitan Identifikasi 16 Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki
Next Article Siswi SD yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Meninggal, Tim SAR Cari Korban Lain
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,926 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,798 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,771 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?