RELUNG.ID – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Dapil Musi Banyuasin (Muba), Andi Rizkiyansyah SIP, menegaskan bahwa perbaikan jalan penghubung Muba-PALI dan pembiayaan migrasi listrik dari MEP ke PLN harus menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumsel pada tahun anggaran 2025.
Hal itu disampaikan Andi dalam Sidang Paripurna XI DPRD Sumsel dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Pansus-Pansus terhadap LKPJ Gubernur Sumsel Tahun Anggaran 2024, Senin (14/04/2025).
“Ada sekitar 29 kilometer jalan yang menghubungkan Kabupaten Muba dan Kabupaten PALI mengalami kerusakan parah. Ini jalan provinsi, dan sudah seharusnya menjadi prioritas perbaikan karena menyangkut aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Andi.
Ia menyebutkan jalan tersebut merupakan jalur utama bagi warga dalam mengangkut hasil kebun dan pertanian.
Jika tidak segera ditangani, kerusakan akan makin meluas dan memperparah hambatan distribusi hasil produksi masyarakat dua kabupaten tersebut.
Tak hanya infrastruktur jalan, Andi juga menyoroti proses migrasi pelanggan listrik dari PT Muba Elektrik Power (MEP) ke PLN. Ia mendorong agar Pemprov Sumsel mengalokasikan anggaran untuk membiayai pemasangan KWH meter bagi 54 ribu pelanggan yang terdampak.
“Warga tidak boleh dibebani biaya migrasi ini. Pemerintah harus hadir dengan menanggung pembiayaan pemasangan melalui Bangubsus, sebagaimana yang pernah disampaikan Gubernur dalam surat dukungan jaminan pembayaran biaya penyambungan pelanggan,” ujarnya.
Ketua Barisan Muda Kosgoro Sumsel itu berharap, dua isu utama ini bisa masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah demi menjawab kebutuhan dasar masyarakat. (KPB)

