RELUNG.ID — Ketua DPC Partai Hanura, Rahman Senen, menyatakan bahwa pihaknya telah mengetahui informasi tentang dugaan perselingkuhan anggota dewan Rahman Halim dari media sosial dan anggota dewan lainnya.
Namun, pihaknya masih berusaha mencari kebenaran dari berita yang viral tersebut.
“Hari ini kita sudah melakukan pemanggilan yang bersangkutan. Termasuk diminta menghadap Ketua DPD Hanura Sumsel untuk mengklarifikasi,” ujarnya pada Senin (24/6/2024).
Dari hasil pertemuan dengan Rahman Halim, dinyatakan bahwa berita tersebut tidak benar dan sudah dijelaskan duduk perkara yang sebenarnya. Rahman Halim merasa namanya dirugikan dan berencana mengusut kasus ini secara hukum.
“Ketua DPD Hanura Sumsel menginstruksikan agar yang bersangkutan berkoordinasi dengan pengacara Hanura, karena katanya hendak melapor ke Polda,” ungkap Rahman Senen.
Ketika dikonfirmasi mengenai kebenaran berita yang beredar, Rahman Halim menyangkal bahwa dirinya tertangkap berduaan dengan seorang pegawai Pemkab Muba.
Ia menjelaskan bahwa kunjungannya ke Palembang adalah untuk keperluan tugas dan dia mengajak kedua anaknya, menginap di lokasi yang sama.
“Tidak benar seperti yang diisukan tertangkap berduaan. Saya pada saat di kamar berjumlah 4 orang, anak saya laki-laki berusia 22 tahun dan perempuan berusia 13 tahun,” kata Rahman Halim pada Senin (24/6/2024).
Rahman Halim sangat menyayangkan berita yang beredar di media sosial yang menyebutkan dirinya tertangkap dengan seorang perempuan.
“Itu semua hoaks dan tidak benar, saya meminta masyarakat untuk tidak percaya atas informasi yang beredar. Saya juga meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Muba atas kegaduhan yang terjadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya.
Ketika ditanya mengenai tindak lanjut hukum atas persoalan tersebut, Rahman Halim menyebutkan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan DPD Hanura.
“Kita Hanura mempertimbangkan konsolidasi, saya akan ke DPD Hanura untuk memperjelas terkait berita hoaks ini,” tegasnya.[AYK]

