RELUNG.ID – Tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Hari Raya Waisak 2570 BE, dan Hari Lahir Pancasila membuat jumlah penumpang kereta api di wilayah Sumatera Selatan melonjak signifikan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat hingga hari keempat masa libur panjang, sebanyak 39.843 tiket telah dipesan masyarakat. Angka tersebut mencapai 139 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 28.928 kursi untuk tiga layanan kereta api yang beroperasi, yakni KA Rajabasa, KA Bukit Serelo, dan KA Sindang Marga.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan tingginya penjualan tiket menunjukkan kereta api masih menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat untuk bepergian selama libur panjang.
“KAI Divre III Palembang mencatat tingginya animo masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api selama masa libur panjang. Kepadatan penumpang masih terjadi di sejumlah stasiun utama dan angka penjualan tiket terus bergerak karena masih berlangsungnya proses pemesanan, khususnya untuk KA Sindang Marga yang berangkat malam hari,” ujar Aida.
Memasuki hari keempat masa libur yang berlangsung sejak 26 Mei hingga 2 Juni 2026, aktivitas penumpang masih terlihat padat di sejumlah stasiun utama.
Di Stasiun Kertapati tercatat sebanyak 1.487 penumpang berangkat dan 1.731 penumpang tiba. Sementara di Stasiun Lubuk Linggau terdapat 727 penumpang naik dan 648 penumpang turun.
Kemudian di Stasiun Prabumulih tercatat 393 penumpang berangkat dan 266 penumpang tiba. Stasiun Lahat melayani 342 penumpang naik dan 310 penumpang turun, sedangkan Stasiun Muara Enim mencatat 235 penumpang berangkat dan 259 penumpang tiba.
Menurut Aida, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket KA Sindang Marga untuk keberangkatan hari yang sama masih berlangsung.
Selain mencatat tingginya volume penumpang, KAI Divre III Palembang juga melaporkan sebagian besar tiket kereta api untuk empat hari sisa masa libur panjang telah habis terjual.
Untuk KA Rajabasa relasi menuju Tanjungkarang, tiket yang terjual mencapai 5.089 tiket atau 150 persen dari kapasitas, sedangkan relasi menuju Kertapati mencapai 5.174 tiket atau 153 persen.
Pada KA Bukit Serelo relasi menuju Lubuk Linggau, tiket yang terjual mencapai 2.809 tiket atau 133 persen. Sementara relasi menuju Kertapati mencapai 2.845 tiket atau 134 persen.
Adapun KA Sindang Marga masih memiliki ketersediaan tiket dengan tingkat penjualan mencapai 67 persen untuk relasi menuju Lubuk Linggau dan 53 persen untuk relasi menuju Kertapati.
“Kami informasikan bahwa tiket KA Rajabasa dan KA Bukit Serelo untuk relasi original destination dipastikan telah terjual 100 persen. Namun demikian, masyarakat tetap memiliki alternatif perjalanan dengan memanfaatkan tiket parsial yang masih tersedia pada relasi tertentu,” jelasnya.
Aida menerangkan, tiket parsial merupakan sistem pemesanan berdasarkan jarak tempuh tertentu atau rute tidak penuh sehingga memberikan fleksibilitas lebih bagi pelanggan untuk mendapatkan tiket perjalanan, terutama saat permintaan sedang tinggi.
Menurutnya, skema tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang masih ingin menggunakan layanan kereta api meski tiket tujuan utama telah habis terjual.
KAI Divre III Palembang juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta memastikan barang bawaan tidak tertinggal agar perjalanan berjalan lancar.
“Dengan komitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu, KAI Divre III Palembang siap mendukung mobilitas masyarakat selama momen libur panjang ini,” tutup Aida. (KPB)

