RELUNG.ID – Menghadapi cuaca ekstrem dan tingginya intensitas hujan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel memberikan perhatian khusus terhadap infrastruktur di Kabupaten Empat Lawang.
Sebagai wilayah dengan topografi pegunungan dan kerawanan longsor yang tinggi, Empat Lawang kini menjadi prioritas dalam skema siaga bencana infrastruktur.
Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang, Eko Purwanto, mengonfirmasi koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap terjaga meski di tengah ancaman bencana alam.
Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Sumsel telah mengerahkan seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) untuk bersiaga penuh.
Langkah konkret yang diambil adalah penyiagaan alat berat di titik-titik strategis agar evakuasi material longsor bisa dilakukan secara cepat.
“Kami tetap melakukan pantauan, terutama di daerah rawan bencana. Alat berat juga sudah disiapkan PUBM agar bisa bergerak cepat jika terjadi longsor,” katanya.
Tak hanya alat berat, satu unit jembatan bailey (jembatan rangka baja darurat) kini sudah terpasang di jalan area Desa Sawah – Desa Seleman Ulu, Kecamatan Muara Pinang.
Jembatan ini menjadi solusi darurat paling vital karena jembatan permanen putus total beberapa waktu lalu. Langkah preventif ini sangat krusial mengingat saat ini memasuki periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Kami harap masyarakat tetap merasa aman saat melintasi jalur-jalur rawan, sembari tetap meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan,” pungkasnya. (SLM)

