RELUNG.ID – Menghadapi potensi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah, Polrestabes Palembang menyiapkan 11 pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis di Kota Palembang.
Langkah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 yang digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik.
Kapolrestabes Palembang Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan, pos yang disiapkan terdiri dari tujuh pos pengamanan, tiga pos layanan, dan dua pos terpadu yang tersebar di berbagai kawasan dengan mobilitas masyarakat tinggi.
“Dalam Operasi Ketupat Musi 2026 ini kami mendirikan 11 pos yang terdiri dari tujuh pos pengamanan, tiga pos layanan, dan dua pos terpadu di sejumlah titik strategis di Kota Palembang,” ujarnya.
Menurutnya, pos-pos tersebut tidak hanya difungsikan untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan layanan bagi para pemudik yang melintas di kota tersebut.
Pos pengamanan ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan kepadatan maupun gangguan keamanan, seperti pusat keramaian, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, serta jalur lalu lintas yang berpotensi mengalami peningkatan arus kendaraan.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan di lokasi masyarakat melaksanakan ibadah Hari Raya Idulfitri, serta untuk mengantisipasi aktivitas warga yang merayakan Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka.
“Personel akan melakukan patroli, pengaturan lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di titik-titik dengan aktivitas masyarakat yang tinggi,” katanya.
Salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus adalah kawasan Kertapati. Wilayah ini menjadi pintu masuk utama kendaraan pemudik dari jalur tol menuju Kota Palembang.
Menurut Sonny, peningkatan kendaraan di kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 40 persen selama periode mudik Lebaran.
“Di wilayah Kertapati terdapat gerbang Tol Keramasan yang menjadi akses utama pemudik menuju Kota Palembang dan sekitarnya, sehingga berpotensi terjadi peningkatan arus kendaraan,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian menempatkan beberapa pos layanan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik penting, seperti Terminal Karya Jaya, Simpang Nilakandi, dan Timbangan Keramasan.
Selain pengamanan lalu lintas, kepolisian juga menyediakan fasilitas bagi pemudik yang ingin beristirahat selama perjalanan.
“Kami mengimbau pemudik yang merasa lelah agar tidak memaksakan diri berkendara dan memanfaatkan pos yang telah disiapkan untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” katanya.
Ia juga memastikan seluruh kantor kepolisian di wilayah Kota Palembang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa arus mudik dan balik Lebaran berlangsung.[THQ]

