RELUNG.ID – Menghadapi lonjakan penumpang selama libur Lebaran 1446 Hijriah, LRT Sumatera Selatan (LRT Sumsel) menambah delapan perjalanan dari 1 hingga 4 April 2025.
Penambahan ini dilakukan guna mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang yang signifikan selama masa angkutan Lebaran.
“Memasuki masa angkutan Lebaran, terpantau lonjakan penumpang LRT Sumsel,” kata Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, Jumat (28/3/2025).
Selama periode 21 hingga 27 Maret 2025, tercatat sebanyak 84.707 penumpang menggunakan layanan LRT Sumsel.
Angka ini meningkat sekitar 5 persen atau sebanyak 4.238 penumpang dibandingkan periode yang sama pada masa angkutan Lebaran 2024 yang mencapai 80.469 penumpang. Rata-rata harian volume penumpang pada tahun ini mencapai 12.101 orang.
Stasiun dengan jumlah naik-turun penumpang tertinggi adalah Stasiun Ampera dengan 21.086 penumpang, diikuti oleh Stasiun Asrama Haji dengan 18.262 penumpang dan Stasiun DJKA dengan 9.481 penumpang. Keberadaan LRT Sumsel selama libur Lebaran menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pemudik yang berkunjung ke Palembang.
Untuk mengakomodasi lonjakan ini, perjalanan LRT Sumsel ditambah dari 94 menjadi 102 perjalanan per hari. Selain itu, satu trainset tambahan akan dioperasikan mulai pukul 10.35 WIB hingga 17.53 WIB. Jam operasional LRT Sumsel tetap berlangsung dari pukul 05.06 WIB hingga 20.43 WIB.
Selain penambahan perjalanan, KAI Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memastikan layanan berjalan lancar.
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain inspeksi kelengkapan Standar Pelayanan Minimum (SPM), pemeriksaan fasilitas operasional KA pra-angkutan Lebaran guna mengantisipasi gangguan, serta penyelenggaraan Posko Terpadu untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
“KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama selama libur Lebaran 1446 H ini, sehingga diharapkan LRT Sumsel dapat menjadi pilihan utama masyarakat untuk berwisata dan bertransportasi di Kota Palembang,” tutup Aida. (KPB)

