RELUNG.ID – Lonjakan kendaraan menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang saat musim libur Natal dan Tahun Baru 2026 diantisipasi dengan skema khusus. Pengelola bandara bersama otoritas Lanud Sri Mulyono Herlambang menyiapkan sistem parkir buka–tutup untuk mencegah kemacetan di pintu masuk dan keluar kawasan bandara.
Komandan Lanud SMH, Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, menjelaskan skema ini akan diberlakukan secara situasional ketika antrean kendaraan mulai mengular. Dengan sistem tersebut, kendaraan dapat langsung keluar atau masuk area bandara tanpa melalui proses pembayaran parkir.
“Kalau kondisi mulai padat, kita prioritaskan kelancaran arus. Kendaraan bisa langsung melintas agar tidak terjadi penumpukan,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).
Menurutnya, kebijakan ini bersifat darurat dan fleksibel, bertujuan mengurai kepadatan yang berpotensi mengganggu aktivitas penumpang. Bahkan, dalam kondisi tertentu, pengendara bisa keluar area bandara tanpa dikenakan biaya parkir.
Langkah antisipatif ini sekaligus menjadi evaluasi atas penerapan sistem parkir non-tunai yang telah diberlakukan sejak November lalu. Pada awal penerapan, sistem tersebut sempat memicu antrean panjang akibat penyesuaian pengguna.
Zulfikri memastikan, dengan skema pengaturan lalu lintas yang baru, kemacetan di pintu masuk Bandara SMB II tidak akan terulang, terutama saat puncak arus mudik dan arus balik Nataru.
Selain pengaturan parkir, pihak bandara juga menyiagakan personel tambahan guna menjaga kelancaran operasional penerbangan. Bandara SMB II sendiri memprediksi peningkatan signifikan jumlah penumpang selama periode libur akhir tahun.
“Fokus kami adalah kenyamanan dan kelancaran penumpang. Semua skenario sudah disiapkan,” tegasnya.[THQ]

