RELUNG.ID – Lebaran Idulfitri 1444 H tentunya menjadi ajang silaturahmi baik tetangga, dan sanak saudara.
Hal ini dikhawatirkan dapat meningkatkan angka Covid-19 di Muba pasca lebaran.
Karena itu, Pemkab Muba bersiap untuk mengantisipasi hal tersebut dengan beberapa strategi.
Baca Juga: Kirim Pesan Pakai WA Makin Asyik dengan Fitur Emoji Animasi
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba, dr Azmi Dariusmansyah mengatakan, strategi pertama yang dipakai, yaitu menggencarkan vaksinasi Covid-19. Dimana, saat ini vaksin sudah tersedia di semua puskesmas di Muba.
“Jadi masyarakat dapat melengkapi status vaksinasi mereka dengan booster 1 dan booster 2 di puskesmas,” katanya, Selasa (18/4).
Kemudian, strategi kedua dengan melakukan pemantauan terhadap adanya suspek Covid-19 Serta, ketiga yaitu terus berkoordinasi dengan pihakn rumah sakit.
“Kami terus melakukan pemantauanan dan selalu berkoordinasi dengan rumah sakit sehingga dapat melakukan deteksi dini dan screenig serta pemeriksaan PCR terhadap dugaan suspek Covid-19 di Muba. “Kami akan terus waspada dan berkoordinsi dengan baik,” tutupnya.
Baca Juga: Arus Mudik Melonjak, PT KAI Divre III Palembang Tambah Rangkaian Kereta
Sementara itu, Pj Bupati Muba, Apriyadi mengimbau, kepada semua masyarakat khususnya Kabupaten Muba untuk tetap menjaga Kesehatan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mengurangi kontak dengan orang sakit, memakai masker jika kondisi tidak fit dan selalu menggunakan masker jika berada di sarana pelayanan kesehatan.
“Tetap menjaga jarak, makan makanan yang matang atau tidak mentah dan selalu menjaga daya tahan tubuh dengan melakukan aktivitas fisik dan yang paling penting mendapatkan vaksinasi dosis lengkap dan booster,” pungkasnya.

