RELUNG.ID – Apple resmi mengonfirmasi rencananya menghadirkan iklan di layanan Apple Maps sebagai bagian dari peluncuran platform baru bernama Apple Business.
Dalam pengumuman resminya, Apple menyebutkan bahwa platform Apple Business akan memungkinkan pelaku usaha membuat iklan lokal yang terintegrasi langsung di Apple Maps.
Fitur ini dijadwalkan mulai diluncurkan pada akhir musim panas 2026 untuk wilayah Amerika Serikat dan Kanada.
Iklan nantinya akan muncul di bagian atas hasil pencarian sesuai dengan kata kunci yang dimasukkan pengguna.
Selain itu, Apple juga memperkenalkan fitur baru bernama “Saran Tempat” yang akan memberikan rekomendasi lokasi berdasarkan berbagai faktor, termasuk preferensi pengguna.
Apple menegaskan bahwa seluruh iklan akan diberi label secara jelas untuk menjaga transparansi kepada pengguna. Perusahaan juga memastikan bahwa standar privasi tetap menjadi prioritas utama.
“Data pengguna akan diproses langsung di perangkat dan tidak disimpan maupun dibagikan kepada pihak ketiga,” tulis Apple dalam pernyataannya.
Platform Apple Business sendiri merupakan pengembangan dari layanan sebelumnya, yakni Apple Business Connect, yang kini diintegrasikan menjadi satu sistem terpadu.
Melalui platform ini, pelaku usaha dapat mengelola kehadiran digital mereka, menjangkau pelanggan, hingga mengakses berbagai layanan pendukung.
Tak hanya itu, Apple Business juga menyediakan fitur tambahan seperti pembuatan email khusus, layanan direktori, serta kalender dengan domain milik bisnis masing-masing.
Apple mengungkapkan bahwa platform ini akan mulai tersedia secara global di lebih dari 200 negara mulai 14 April 2026. (LWM)

