Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Apple Ekspansi ke Indonesia: Pabrik AirTag di Batam Dibangun, Beberapa Vendor Lain Siap Menyusul
Bisnis

Apple Ekspansi ke Indonesia: Pabrik AirTag di Batam Dibangun, Beberapa Vendor Lain Siap Menyusul

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda11/02/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Perusahaan Apple (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Indonesia semakin menarik perhatian raksasa teknologi dunia. Setelah mengonfirmasi pembangunan pabrik AirTag di Batam, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa ada lebih banyak vendor Apple yang siap menanamkan investasinya di Tanah Air.

“Ini baru tahap pertama. Saya yakin akan berkembang. Vendor-vendor ini pasti akan bertambah. Apalagi kalau dibandingkan dengan Vietnam yang sudah punya 34 vendor, kita baru satu. Tapi ini awal yang baik,”kata Rosan kepada wartawan di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (11/2/2025).

Tak hanya pabrik AirTag, Rosan mengungkapkan bahwa saat ini ada dua hingga tiga vendor Apple lainnya yang sedang dalam tahap diskusi intensif untuk berinvestasi di Indonesia. Meski begitu, ia enggan mengungkapkan detail nilai investasi yang diajukan para vendor tersebut.

“Ada dua atau tiga vendor lagi yang sedang dalam tahap diskusi. Nilai investasinya belum bisa saya sampaikan sekarang,”ujarnya singkat.

Pabrik AirTag yang akan dibangun di Batam sendiri menjadi langkah awal Apple dalam memperluas jejak manufakturnya di Indonesia. Meskipun nilai investasinya tidak mencapai USD 1 miliar (sekitar Rp 16,2 triliun dengan kurs Rp 16.280 per dolar AS), proyek ini diproyeksikan memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian nasional, khususnya dalam peningkatan nilai ekspor.

Rosan optimis bahwa investasi ini akan memberikan dorongan besar terhadap kinerja ekspor Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. Ia memperkirakan nilai ekspor dari proyek ini akan melonjak drastis.

“Nilai ekspor dari investasi ini akan meningkat dari USD 1 miliar menjadi USD 2 miliar, bahkan hingga USD 10 miliar dalam waktu yang tidak lama,”tegasnya.

Optimisme ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong hilirisasi industri dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global, khususnya di sektor teknologi.

Meskipun Indonesia baru memulai langkah awal dengan satu vendor Apple, Rosan percaya potensi untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga, seperti Vietnam, sangat besar.

“Vietnam memang sudah lebih dulu memiliki 34 vendor, tapi kita punya potensi yang luar biasa. Infrastruktur kita berkembang pesat, tenaga kerja kita kompetitif, dan pasar domestik kita sangat besar,”tambahnya.

Pemerintah Indonesia terus berupaya menciptakan ekosistem investasi yang ramah bagi para pelaku industri global, termasuk memberikan kemudahan perizinan, insentif fiskal, serta dukungan infrastruktur yang memadai.

Investasi Apple dan para vendornya di Indonesia diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekspor, tetapi juga membuka lapangan kerja baru, meningkatkan transfer teknologi, dan memperkuat rantai pasok industri dalam negeri.

“Ini bukan hanya tentang investasi asing, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa mengembangkan industri lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menciptakan nilai tambah di dalam negeri,” tutup Rosan. [THQ]

Apple Investasi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolda Sumsel Gelar Rakor Lintas Sektoral, Mantapkan Persiapan Operasi Ketupat Musi 2025
Next Article Curhat Kepsek di Palembang ke DPRD Sumsel Saat Reses, Minta Pemerataan Akses Hingga Perbaikan Bangunan Sekolah
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20262 Views
Techno

Apple Siapkan MacBook Layar Sentuh, Peluncuran Dijadwalkan 27 Oktober

09/10/20263 Views
Techno

HyperOS 4 Xiaomi Bakal Terintegrasi dengan iPhone, Bisa Sinkronisasi Foto hingga Pesan

09/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,939 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,782 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?