Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Asam Lambung Naik! Begini Cara Mengatasinya
Lifestyle

Asam Lambung Naik! Begini Cara Mengatasinya

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda23/06/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Asam lambung naik pastinya akan mmengganggu aktivita sehari-hari kita. Nah jadi apabila kambuh kalian harus tahu bagaimana cara mengatasinya

Dilansir dari alodokter, berikut ini adalah beberapa cara mencegah asam lambung naik :

1. Makan dalam porsi kecil dan sering

Makan dalam porsi yang kecil dan cukup sering adalah salah satu cara mencegah asam lambung naik yang paling sederhana. Bagi penderita GERD, makan 5 kali sehari dalam porsi kecil lebih baik daripada makan 3 kali sehari dalam porsi besar.

Ketika makan dalam porsi besar, lambung Anda akan menampung beban yang lebih besar, sehingga tekanan dalam perut pun meningkat. Akibatnya, makanan dan asam di lambung dapat terdorong kembali ke kerongkongan dan menyebabkan rasa perih di ulu hati atau bahkan hingga ke dada.

Baca Juga: Sulit Tidur Karena Nyeri Ulu Hati, Ini Cara Mengatasinya

2. Turunkan berat badan berlebih

Obesitas atau kelebihan berat badan adalah faktor pemicu asam lambung naik yang terbesar. Kondisi ini bisa terjadi karena penumpukan lemak di area perut dapat memberikan tekanan ekstra pada perut, sehingga asam lambung dapat terdorong kembali ke kerongkongan.

Oleh sebab itu, menurunkan berat badan yang berlebih dapat membantu mencegah asam lambung naik. Di samping itu, menjaga berat badan ideal juga baik untuk kesehatan secara keseluruhan, misalnya dapat menurunkan risiko terkena diabetes serta penyakit jantung.

3. Jangan makan sebelum tidur

Bagi Anda yang sering mengalami asam lambung naik, sangat disarankan untuk menghindari ngemil atau makan sebelum Anda tidur, karena kebiasaan ini dapat memperburuk gejala asam lambung, termasuk sesak napas, heartburn, maupun sering bersendawa.

Saat Anda berbaring atau tidur segera setelah makan, gravitasi akan menarik isi perut Anda ke arah kerongkongan. Oleh karena itu, tidurlah ketika isi lambung telah dikosongkan ke usus halus, kira-kira 2–3 jam setelah makan.

Baca Juga: 9 Tips Hilangkan Bau Busuk di Lemari Es

4. Tinggikan kepala tempat tidur

Beberapa orang dapat mengalami gejala asam lambung naik pada malam hari meskipun mereka telah membatasi waktu makannya. Hal ini tentu dapat mengganggu kualitas tidur.

Jika mengalami ini, Anda bisa mencegah asam lambung naik dengan meninggikan posisi kepala dan dada hingga 15–20 cm. Untuk melakukan ini, gunakan balok atau busa penyangga di bawah kasur Anda. Menggunakan bantal tambahan tidak disarankan karena hal ini justru bisa menambah tekanan pada perut.

5. Konsumsi obat-obatan dari dokter

Sebagian besar orang bisa mengatasi asam lambung naik dengan melakukan beberapa perubahan gaya hidup. Namun, sebagian yang lain, terutama yang gejalanya sudah parah, membutuhkan obat-obatan dari dokter untuk mencegah asam lambung naik.

Untuk mengatasi dan mencegah asam lambung naik lagi, dokter biasanya akan memberikan obat-obatan berikut ini:

Antasida, untuk meredakan gejala asam lambung dalam jangka pendek
Antagonis H2, untuk mengurangi produksi asam lambung, seperti ranitidin
Penghambat pompa proton, seperti omeprazole dan lansoprazole, yang lebih efektif dibandingkan antagonis H2.

Semoga bermanfaat.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOnePlus Nord Buds 2R Siap Diluncurkan 5 Juli Mendatang, Harganya Lebih Terjangkau
Next Article Disambar Petir, Tungku Penyulingan Minyak di Bayung Lencir Terbakar
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,879 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,751 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,726 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?