RELUNG.ID – Setelah lebih dari dua dekade penyelenggaraan acara Video Game E3 atau Electronic Entertainment Expo (E3).
Kini, Entertainment Software Association (ESA) resmi menghentikan acara tersebut secara permanen.
“Kini saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal. Terima kasih atas kenangannya. GGWP (game yang bagus, dimainkan dengan baik),” tulis ESA dalam pesan platform X atau Twitter nya.
Baca Juga: Tayang Perdana 9 Januari, Anime Shaman King Flowers Season 2 Ungkap Pemeran Barunya
Sebelumnya, ESA sempat mengumumkan telah bermitra dengan ReedPop untuk menghadirkan kembali kegiatan E3 tahun ini, setelah sebelumnya sempat dibatalkan akibat Covid-19. Namun, ReedPop mengumumkan pembatalan tersebut.
Kemudian pada September, beberapa penyelenggaran seperti PAX, ReedPop, dan ESA menyatakan berpisah atas keputusan bersama. Sehingga, ReedPop tidak akan bekerja pada acara E3 di masa depan.
Pada saat itu, ESA masih merencanakan acara E3 untuk tahun 2024, tetapi tidak berencana untuk kembali ke Los Angeles Convention Center tahun depan.
Baca Juga: Soal Polusi Jakarta, Prabowo Minta Jangan Salahkan Angin, Anies: Saya Bicara Soal Fakta Bukan Fiksi
Dilain tempat, Nintendo pun mengkonfirmasi tidak akan menghadiri acara E3 tahun 2023. Melainkan, akan menjadi tuan rumah Xbox Games Showcase pada 11 Juni, dan akan menyiarkan langsung acara tersebut sebagai bagian dari E3 Digital.
Tak hanya Nintendo, beberapa pengembang dan penerbit lainnya juga dilaporkan tidak akan menghadiri kegiatan E3 tahun 2023 ini.
Kegiatan ini sendiri, pertama kali digelar pada bulan Mei 1995, hingga tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19.
Baca Juga: Realme Perkenalkan Dua Varian Baru, Realme V50 dan Realme V50s
Namun, sejak saat itu kegiatan E3 mulai dibatalkan karena kekhawatiran tentang Covid-19 dan memutuskan untuk tidak menggelar kegiatan tersebut baik offline maupun online. Dan kini, ESA resmi menghentikan kegiatan E3 secara permanen.

