RELUNG.ID – Lonjakan pengguna Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan makin terasa di sejumlah titik strategis.
Data PT KAI Divre III Palembang mencatat, Stasiun Asrama Haji menempati posisi terpadat sepanjang Semester I hingga pertengahan Semester II 2025 dengan total lebih dari 621 ribu penumpang.
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan peningkatan penumpang menunjukkan perubahan pola mobilitas masyarakat Palembang. “LRT semakin dipercaya sebagai transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Berdasarkan data, lima stasiun terpadat pengguna LRT hingga 15 September 2025 adalah Asrama Haji, Ampera, DJKA, Bumi Sriwijaya, dan Polresta. Stasiun-stasiun tersebut mayoritas berada di kawasan pusat aktivitas warga, mulai dari pendidikan, perkantoran, hingga pusat belanja.
Selama Semester I 2025, total penumpang LRT tercatat 2,22 juta orang, naik 10 persen dibanding tahun lalu. Sementara pada Semester II hingga pertengahan September, jumlahnya sudah menembus 958 ribu penumpang, naik 2 persen dibanding periode sama tahun 2024.
Mayoritas penumpang menggunakan LRT untuk kebutuhan harian, seperti sekolah, kuliah, bekerja, hingga mobilitas ke pusat kota. Efisiensi waktu, tarif murah, dan bebas macet membuat LRT semakin dilirik sebagai transportasi utama.
“Dengan tren ini, kami optimistis LRT mampu menjadi tulang punggung transportasi perkotaan Palembang,” tegas Aida. (KPB)

