RELUNG.ID – Persaingan bisnis modern kian menuntut kecepatan, fleksibilitas, dan keamanan data. ASUS membaca kebutuhan ini lewat kehadiran ExpertBook P3405CVA, laptop bisnis yang dirancang bukan sekadar perangkat, melainkan alat strategi menghadapi era Artificial Intelligence (AI).
“Expert Series dirancang agar bisnis dari kelas menengah hingga institusi besar memiliki fondasi teknologi yang kuat. Kami ingin perangkat kerja menjadi mitra produktivitas jangka panjang,” kata Yulianto Hasan, Director Commercial Products ASUS.
ASUS menempatkan ExpertBook P3 sebagai bagian dari strategi digitalisasi. Bukan hanya soal prosesor Intel® Core™ H-Series dan RAM hingga 64GB DDR5, tapi juga fitur AI Meeting Minutes yang mampu mencatat jalannya rapat secara otomatis, hingga subtitle real-time yang mempermudah komunikasi lintas bahasa.
Di saat banyak perusahaan mengadopsi sistem kerja hybrid, fitur-fitur ini diyakini akan memangkas hambatan komunikasi dan mempercepat pengambilan keputusan.
ASUS juga menekankan pada durabilitas. Dengan sertifikasi militer MIL-STD-810H dan bobot hanya 1,36 kg, ExpertBook P3 ditujukan bagi pekerja yang mobilitasnya tinggi, mulai dari pengusaha, eksekutif, hingga pekerja lapangan.
Keyboard tahan tumpahan, port berdaya tahan tinggi, hingga engsel yang diuji 50 ribu kali buka-tutup menjadi jaminan laptop tetap andal dipakai dalam berbagai kondisi ekstrem.
ASUS memahami keamanan data adalah aset utama bisnis. Karenanya, ExpertBook P3 dilengkapi TPM 2.0, sensor sidik jari, kamera IR, hingga layanan McAfee+ Premium. Fitur watermark digital pun disediakan untuk menjaga kerahasiaan dokumen saat presentasi atau konferensi virtual.
Lebih dari sekadar perangkat keras, ASUS menyematkan garansi hingga lima tahun dan sistem keamanan berlapis untuk memastikan perangkat ini layak disebut mitra bisnis jangka panjang. (KPB)

