RELUNG.ID — Insiden runtuhnya atap bangunan menimpa Asrama Ranggonang milik Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang berada di kawasan Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Senin (16/2/2026) siang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB itu mengakibatkan empat mahasiswa mengalami luka ringan, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Kejadian berlangsung saat sebagian penghuni asrama tengah tidak berada di lokasi karena libur perkuliahan maupun menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kondisi tersebut dinilai turut meminimalkan dampak yang lebih besar dari runtuhnya struktur atap bangunan.
Pengelola asrama, Ridwan HS, mengungkapkan dirinya sempat mendengar suara retakan dari bagian atas bangunan sebelum atap tiba-tiba roboh. Ia segera keluar ruangan untuk menyelamatkan diri beberapa saat sebelum material bangunan jatuh.
“Tak ada gempa bumi atau bencana alam lain yang terjadi saat insiden berlangsung. Namun, saya menduga kerusakan struktur telah terbentuk sejak gempa-gempa yang pernah mengguncang wilayah tersebut pada tahun-tahun sebelumnya, ” kata dia, Senin (16/2/2026).
Selain itu, dirinya menyebutkan beban genteng keramik yang cukup berat dengan penopang rangka baja yang diduga melemah juga disebut menjadi faktor pemicu ambruknya atap.
“Rangka baja yang tidak kuat menahan beban dari genteng keramik, pemicu ambruknya atap, ” kata dia.
Asrama mahasiswa milik Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin itu diketahui dibangun dalam dua tahap pada 2011 dan 2012.
“Sejak selesai dibangun, bangunan tersebut belum pernah menjalani renovasi besar maupun pemeliharaan menyeluruh, sehingga kondisi struktur diduga menurun seiring usia bangunan,” kata dia.
Saat ini, pihak terkait masih melakukan penanganan serta evaluasi menyeluruh guna memastikan keamanan gedung sebelum kembali digunakan. Pemeriksaan juga dilakukan untuk mencegah potensi kejadian serupa serta menentukan langkah perbaikan yang diperlukan bagi keselamatan para penghuni di masa mendatang.[THQ]

