RELUNG.ID – Demi menjaga tempo permainan dan mencegah penguluran waktu di lapangan, FIFA dan Dewan Asosiasi Sepak Bola Dunia (IFAB) mengesahkan aturan baru terkait batas waktu kiper memegang bola. Dalam pertemuan yang digelar di Irlandia Utara, Sabtu (1/3), diputuskan bahwa kiper hanya diperbolehkan memegang bola maksimal selama 8 detik.
Jika melewati batas tersebut, tim lawan akan langsung diberikan hadiah sepak pojok. Sebelum hukuman dijatuhkan, wasit akan memberikan peringatan dengan hitungan mundur selama 5 detik.
Aturan ini bukan tanpa dasar. BBC melaporkan bahwa regulasi baru ini telah diuji coba dalam lebih dari 400 pertandingan di tiga kompetisi berbeda, termasuk Premier League 2 — liga untuk tim U-21 di Inggris. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyatakan bahwa hasil uji coba berjalan sangat baik dan mendapatkan respons positif.
“Kami sudah melakukan uji coba dan hasilnya sangat memuaskan. Bahkan, wasit jarang harus memberikan aba-aba untuk sepak pojok karena para kiper bisa menyesuaikan dengan baik,” ujar Mattias kepada BBC.
Aturan sebelumnya membatasi kiper memegang bola hanya selama 6 detik, dengan konsekuensi tendangan bebas tidak langsung jika dilanggar. Namun, penerapan aturan tersebut dinilai jarang ditegakkan dengan konsisten.
Dengan regulasi baru ini, FIFA dan IFAB berharap dapat mengurangi taktik pemborosan waktu yang sering dilakukan kiper, sekaligus menjaga dinamika permainan tetap menarik dan kompetitif.
Aturan ini dijadwalkan mulai diterapkan di seluruh kompetisi resmi pada ajang Piala Dunia Antarklub yang berlangsung di Amerika Serikat, 14 Juni hingga 13 Juli 2025. Jika berjalan sukses, bukan tak mungkin regulasi ini akan diterapkan di seluruh turnamen sepak bola dunia.[THQ]

