RELUNG.ID – Audi kembali memperluas portofolio kendaraan listriknya, kali ini lewat peluncuran sepeda gunung listrik terbaru eMTB 2.0.
Produk ini hadir sebagai kelanjutan dari eMTB pertama Audi, namun kini dibekali komponen yang ditingkatkan sekaligus banderol harga yang lebih terjangkau, yakni mulai 5.850 US Dolar atau sekitar Rp97.110.000
Sepeda listrik ini dikembangkan melalui kolaborasi dengan produsen sepeda motor dan e-bike asal Italia, Fantic.
Secara desain, eMTB 2.0 masih menggunakan rangka aluminium yang sama dengan pendahulunya, namun mendapat sejumlah peningkatan penting pada sisi performa.
Sistem transmisi kini mengandalkan derailleur elektronik SRAM GX Eagle Transmission AXS dengan kaset SRAM XX SL Eagle 12-percepatan 10-52T, memungkinkan perpindahan gigi nirkabel yang lebih presisi.
Sistem pengereman juga ditingkatkan menggunakan rotor EPTA STAGE berukuran 220 mm di depan dan 203 mm di belakang, dipadukan dengan kaliper Sunstar F.I.R.S.T. untuk kontrol optimal di jalur menurun.
Dapur pacu masih ditenagai motor listrik Brose S-MAG 250 watt dengan torsi hingga 90 Nm, serta baterai 720 Wh yang terintegrasi penuh ke dalam rangka.
Pengendara dapat memilih empat mode bantuan eco, tour, sport, dan boost dengan kecepatan maksimal 20 mph (sekitar 32 km/jam).
Jangkauannya bervariasi, mulai dari 12 mil hingga 90 mil (19–145 km), tergantung medan dan gaya berkendara.
Dari sisi suspensi, eMTB 2.0 dilengkapi garpu depan Öhlins RXF38 m.2 dan sokbreker belakang TTX22m.2, masing-masing dengan travel 180 mm.
Sepeda ini juga mengusung konfigurasi roda “mullet”, yakni roda 29 inci di depan dan 27,5 inci di belakang, yang membuatnya mampu melewati rintangan besar sekaligus tetap lincah di jalur ekstrem.
Fitur lainnya termasuk layar digital kecil untuk menampilkan kecepatan, status baterai, dan level bantuan tenaga. Audi juga menawarkan aksesori tambahan seperti helm dan tas hidrasi khusus.
Saat ini, pengiriman eMTB 2.0 telah dimulai untuk sejumlah pelanggan pertama. (LWM)

