Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ayam di Kandang Kerap Hilang, Ternyata Jadi Sarang Ular Sanca
Regional

Ayam di Kandang Kerap Hilang, Ternyata Jadi Sarang Ular Sanca

alwiBy alwi26/12/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Warga di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Lubuklinggau Barat I kerap kali kehilangan ayam mereka di kandang. Hal ini diduga menjadi santapan ular sanca.

Terbukti tim rescue animal Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana Lubuklinggau mengevakuasi ular sanca sepanjang tiga meter yang bersarang di dalam kandang ayam milik warga di wilayah tersebut, Senin (26/12).

Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencama Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana Kota Lubuklinggau, Suryo Amrinata Kusuma mengatakan hari ini, Senin (26/12) pihaknya mengevakuasi dua ekor ular sanca di rumah warga.

Pertama di wilayah Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuklinggau Timur I dan kedua di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Lubuklinggau Barat I sekitar pukul 07.00 WIB.

“Evakuasi kedua ular ini dilakukan setelah mendapatkan laporan warga, hingga kami langsung turun ke lapangan,” katanya.

Awalnya, petugas rescue animal mendapat laporan warga bahwa di Kelurahan Taba Koji terdapat seekor ular yang berada di bawah lemari dalam rumah. Dan proses evakuasi ular sanca tersebut tidak berlangsung lama, petugas berhasil menangkapnya hidup-hidup dengan menggunakan alat penjepit.

“Pemilik rumah melapor ke kita, dia melihat di bawah lemari kamar dalam rumahnya ada buntut ular. Alhamdulillah evakuasi berjalan lancar, ular yang ditangkap panjangnya sekitar 2,5 meter,” kata Suryo.

Selanjutnya laporan kedua yakni petugas mendapat laporan dari warga adanya seekor ular masuk ke dalam kandang ayam di belakang rumah warga di Kelurahan Sukajadi. Dan keberadaan ular sanca tersebut telah meresahkan warga sekitar. Sebab sejumlah ayam peliharaan warga banyak yang hilang diduga telah dimangsa hewan reptil itu.

“Kalau yang ini ukurannya lumayan besar dan panjangnya sekitar 3 meter,” ujarnya.

Menurut Roy, saat ular sanca tesebut akan dievakuasi dari dalam kandang ayam, kondisi perutnya sedang kembung. Sebab ular tersebut telah memangsa seekor ayam. Dan proses penangkapannya tidak memakan waktu lama, petugas selanjutnya langsung mengevakuasi ular tersebut.

“Memang kondisi halaman rumah itu ada tanah kosong milik orang lain didepannya, ditumbuhi dengan ilalang dan semak belukar. Apalagi rumahnya tidak jaih dari sungai kecil,” timpalnya.

Sedangkan untuk tangkapan ular yang pertama di rumah warga Kelurahan Taba Koji, kondisinya memang dekat dengan aliran sungai Kelingi. Sehingga disinyalir ular dari sungai naik dan masuk ke dalam rumah untuk mencari makan dan tempat hangat.

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk rajin membersihkan pekarangan rumah, termasuk pada bagian belakang. Seban kalau kondiso pekarangan rumag banyak ilalang dan dibelakang rumah terdapat barang rongsokan, dikhawatirkan akan menjadi tempat sarang ular.

Selain itu kemunculan ular di pemukiman warga menurut Roy juga karena faktor makanan seperti tikus sudah mulai berkurang. Sehingga ular memilih mencari makan dengan keluar dari sarangnya. “Harapan kita dengan masyarakat bila menemukan ular jangan dibunuh, langsung hubungi ke kami dan akan kita tangkap serta dilepaskan ke habitatnya,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePiala AFF 2022, Indonesia Pesta Gol ke Gawang Brunei Darussalam
Next Article Nataru, Arus Lalu Lintas di Muara Enim Meningkat
alwi

Related Posts

Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20262 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Regional

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,927 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,800 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,772 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?