RELUNG.ID – Batu amandel terbentuk disebabkan oleh sel mati, lendir, air liur atau makanan yang menyumbat di celah amandel. Nah agar kalian tidak mengalami penyakit batu amadel pahami beberapa gejalannya.
Baca Juga: 3 Cara Menghilangkan Bintik Putih di Bibir
Dikutip dari hellosehat, ini beberapa ciri-ciri yang mungkin terjadi jika anda memiliki batu amandel adalah sebagai berikut.
1. Bau mulut
Bau mulut (halitosis) adalah gejala umum dari batu amandel.
Sebuah penelitian menemukan bahwa pada pasien yang punya batu amandel kronis ternyata memiliki senyawa sulfur dalam mulutnya. Zat sulfur tersebut bisa menimbulkan bau mulut.
Dari semua pasien, 75% rang dengan kandungan senyawa sulfur yang tinggi pada mulutnya memiliki tonsil stone.
Bakteri dan jamur yang memakan tumpukan batuan mengeluarkan zat yang membuat napas dari mulut berbau busuk.
2. Sakit tenggorokan karena pembengkakan
Adanya batu pada amandel membuat tenggorokan terasa tidak enak menelan atau rasa sakit saat menelan. Kemungkinan rasa sakit akan muncul saat batuan mulai membesar.
Ketika batu amandel dan radang amandel terjadi bersamaan, akan sulit menentukan apakah rasa sakit di tenggorokan disebabkan oleh infeksi atau pembengkakan.
Namun, batu amandel yang tidak menimbulkan gejala biasanya akan dideteksi lebih mudah karena adanya radang amandel.
3. Adanya gumpalan putih di tenggorokan
Batu pada amandel terlihat seperti gumpalan padat yang berwarna putih atau kekuningan. Benjolan tersebut dapat terlihat seperti bintik-bintik di belakang tenggorokan.
Namun, ada juga yang sulit terlihat, misalnya yang terjadi pada lipatan amandel.
Pada kasus ini, batu amandel hanya akan terlihat dengan bantuan teknik pemindaian non-invasif, seperti CT scan atau MRI.
Baca Juga: Ini 6 Penyebabnya Batuk hingga Muntah-muntah
4. Kesulitan menelan dan telinga terasa sakit
Amandel yang membengkak karena adanya batuan, bisa menyebabkan kesulitan atau rasa sakit saat menelan makanan dan minuman.
Namun, timbulnya rasa sakit tergantung pada lokasi atau ukuran tonsilolit. Selain kesulitan menelan, pasien juga bisa merasakan sakit pada bagian telinga.
Meskipun batuan yang terbentuk tidak menyentuh langsung area telinga, tenggorokan dan telinga memiliki jalur saraf yang sama sehingga rasa sakit bisa menyebar.
Untuk memastikan penyakit ini, Anda perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter. Nantinya, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mengamati gejalanya.
5. Batuk
Batu amandel bisa menyebabkan gejala berupa iritasi pada tenggorokan. Hal ini dapat menimbulkan batuk.
Namun, terkadang batuk saat mengalami batu amandel tidak selalu menjadi kondisi yang buruk.
Faktanya, batuk juga bisa membantu batu amandel keluar dari amandel dengan sendirinya.
Getaran yang timbul pada tenggorokan saat batuk bisa membuat gumpalan yang tertanam tidak terlalu dalam pada amandel melonggar dari lubang.
Alhasil, batu amandel lebih mudah terlepas ke dalam mulut atau tenggorokan.
Batu yang terlepas mungkin akan keluar melalui mulut, atau tertelan masuk ke dalam tubuh. Namun, tidak perlu khawatir karena batu amandel yang tertelan tidak berbahaya bagi tubuh.
Semoga informasi ini, bermanfaat.

