Truk bermuatan batubara dari Sarolangun (Jambi) tujuan Bengkulu terguling di Jalan A Yani (depan Hotel Wijaya), Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklingau, Sumsel.
“Awalnya pecah ban, ketika hendak di dongkrak, dongkrak tahu-tahu meleset dan mobil langsung terguling,” kata salah seorang warga setempat yakni Risky ditemui dilokasi pada Jumat (25/11).
Risky menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Mobil truk nomor polisi BD 8703 EU itu sepengetahuannya dibawa oleh dua orang yakni sopir dan kernet. Usai mobil terguling, sebagian batubara tumpah dan mengakibatkan pintu depan bagian kiri penyok.
Sementara itu berdasarkan pantauan hingga pukul 10.00 WIB, truk tersebut belum dilakukan evakusi dari lokasi. Meski tidak sampai mengganggu arus lalu lintas, namun menjadi tonton sejumlah pengendara yang kebetulan melintas di Jalan A Yani.
“Tadi ada sopirnya duduk di sini, tidak tahu sekarang kemana,” ujar Risky.
Ditempat terpisah Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi mengatakan telah meminta Satlantas untuk melakukan pendalaman apa penyebabnya. Dan yang terpenting dari pengelola angkutan untuk bertanggunh jawab membersihkan batubara yang tumpah.
“Yang penting dari pengelola angkutannya untuk membersihkan batubara yang tumpah,” jelas Kapolres ditemui di ruang kerjanya.
Menurut Kapolres, dengan dibersihkannya tumpahan batubara tersebut diharapkan tidak sampai mengganggu arus lalu lintas dilokasi. Dan tidak sampai mengganggu masyarakat yang melintas.
“Kita imbau kepada pengelola angkutan untuk bertanggung jawab atas kebersihan jalan. Apalagi jika itu faktor kelalaian. Meski tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

