Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bangkrutnya Chegg: ChatGPT Mengubah Lanskap Pendidikan Daring
Indeks

Bangkrutnya Chegg: ChatGPT Mengubah Lanskap Pendidikan Daring

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda16/11/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Chegg, perusahaan bimbingan belajar online terbesar di Amerika Serikat, dilaporkan bangkrut setelah kehilangan popularitas di tengah maraknya penggunaan ChatGPT oleh siswa untuk menyelesaikan tugas sekolah dan memahami materi pelajaran.

Didirikan pada awal 2000-an, Chegg awalnya dikenal sebagai penyedia layanan penyewaan buku pelajaran sebelum berkembang menjadi platform pembelajaran daring yang sangat diminati.

Selama bertahun-tahun, Chegg menjadi andalan siswa Amerika, menawarkan langganan seharga sekitar Rp 300 ribu per bulan untuk mendapatkan solusi soal, akses konsultasi dengan ahli, dan berbagai materi belajar.

Baca juga :   Pengguna Aktif Mingguan ChatGPT Tembus 200 Juta

Kesuksesan Chegg mencapai puncaknya pada tahun 2021, ketika pandemi mendorong pembelajaran jarak jauh. Namun, dalam waktu singkat, kehadiran ChatGPT mengubah segalanya.

ChatGPT, dengan kemampuannya memberikan jawaban instan dan akurat berdasarkan pembelajaran dari data yang luas, menjadi alternatif yang lebih menarik bagi siswa. Fitur AI ini memungkinkan siswa menyelesaikan tugas tanpa biaya berlangganan seperti yang diterapkan Chegg.

Hasilnya, Chegg kehilangan setengah juta pelanggan berbayar, dan sahamnya anjlok hingga 99 persen. Utang yang menumpuk, ditambah penurunan pendapatan kuartalan yang signifikan, memaksa perusahaan memberhentikan ratusan karyawan, termasuk 441 pekerja pada musim panas 2024.

Meskipun mencoba mengadopsi teknologi AI ke platform-nya, langkah ini terlambat untuk memulihkan kepercayaan pelanggan dan investor. Permintaan internal untuk mengembangkan solusi berbasis AI sudah ada sejak 2022, namun pemimpin Chegg saat itu meremehkan potensi AI.

Baca juga :   Pengguna Aktif Mingguan ChatGPT Tembus 200 Juta

Mereka menganggap chatbot seperti ChatGPT tidak dapat diandalkan karena kemungkinan menghasilkan jawaban yang salah.

Pengunduran diri CEO lama, Dan Rosenweig, pada Juni 2024, dan penunjukan Nathan Schultz sebagai penggantinya, memicu serangkaian langkah pemulihan seperti PHK besar-besaran. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk menyelamatkan Chegg dari krisis.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi industri pendidikan dan bimbingan belajar daring tentang pentingnya beradaptasi dengan teknologi yang terus berkembang. Keberhasilan ChatGPT menunjukkan bagaimana AI dapat mendemokratisasi akses pembelajaran, namun juga mengancam model bisnis tradisional seperti yang diterapkan Chegg.

Apakah Chegg akan mampu bangkit atau menyerahkan posisinya sepenuhnya kepada solusi AI seperti ChatGPT, masih menjadi tanda tanya. Yang pasti, lanskap pendidikan daring telah berubah drastis, menuntut inovasi lebih cepat dan lebih responsif terhadap kebutuhan siswa.[TRA]

Chat GPT Pendidikan Daring
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMV Agusta Kembali ke Indonesia, Bermitra dengan TDA Luxury Toys
Next Article Jurnalis, Akademisi, dan Aktivis Bersatu Tolak Money Politic di Pilkada Sumsel
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,875 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,747 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,721 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?