RELUNG.ID – Tidur malam tentunya untuk mengistirahatkan anggota tubuh dari aktivitas sehari-hari. Namun, terkadang bangun tidur justru badan terasa pegal.
Kondisi ini kerap dianggap sepele, padahal bisa menjadi pertanda adanya masalah dalam pola tidur atau kebiasaan harian.
Beberapa ahli kesehatan mengungkapkan bahwa penyebab utama badan pegal di pagi hari bisa bermacam-macam. Salah satu penyebab utamanya adalah posisi tidur yang kurang mendukung.
“Penggunaan kasur dan bantal yang tidak sesuai dengan postur tubuh dapat menyebabkan otot dan sendi menjadi tegang selama tidur,” kata seorang spesialis kesehatan dr Riska dikutip dari alodokter.
Selain itu, durasi tidur yang panjang tanpa gerakan juga dapat memicu kekakuan otot. Saat tubuh berdiam dalam posisi yang sama untuk waktu yang lama, otot akan kehilangan kelenturan dan menjadi kaku saat bangun.
Dehidrasi juga menjadi faktor yang tidak kalah penting. Kekurangan asupan cairan selama malam hari dapat mempengaruhi elastisitas otot, sehingga membuat badan terasa tegang.
Aktivitas fisik yang berat pada hari sebelumnya pun bisa meninggalkan jejak berupa pegal-pegal di pagi hari, karena otot sedang dalam proses pemulihan.
Tak hanya itu, kualitas tidur yang buruk atau terganggu dapat mengurangi waktu tubuh untuk melakukan regenerasi dan pemulihan, sehingga menambah potensi timbulnya rasa pegal di pagi hari.
Untuk mengatasi pegal saat bangun tidur maka dapat dilakukan beberapa hal seperti melakukan peregangan otot saat pagi hari bangun tidur, kemudian dapat mengubah posisi tidur menjadi tidur terlentang atau miring dengan menggunakan bantal di antara kedua lutut.
Sebaiknya melakukan olahraga rutin dengan pemanasan dan pendinginan terlebih dahulu, kemudian sebaiknya makan-makanan bergizi, seperti banyak buah dan sayur, mengonsumsi suplemen vitamin D, meredakan stres dengan relaksasi dan sebagainya. (LWM)

