Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Berawal dari Longsoran dan Runtuhan Gletser Himalaya
Regional

Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Berawal dari Longsoran dan Runtuhan Gletser Himalaya

RiyadiBy Riyadi27/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Banjir bandang yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tibet pada Rabu (26/8/2026) menewaskan sedikitnya 157 orang dan menyebabkan ratusan orang lainnya masih hilang. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Banjir bandang yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tibet pada Rabu (26/8/2026) menewaskan sedikitnya 157 orang dan menyebabkan ratusan orang lainnya masih hilang.

Bencana tersebut terjadi setelah material es, batuan dan lumpur dari kawasan Himalaya runtuh ke aliran sungai dan memicu gelombang banjir besar yang bergerak menuju wilayah lembah di Nepal. Data awal juga mencatat sedikitnya 384 wisatawan dan pelancong dilaporkan hilang di wilayah terdampak.

Peristiwa ini sempat diduga dipicu gempa bumi. Namun, analisis lanjutan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyimpulkan bahwa getaran seismik yang tercatat bukan disebabkan gempa, melainkan oleh runtuhan gletser dan aliran material longsoran.

Baca juga :   Dilanda Longsor, Jembatan di Muara Beliti Musi Rawas Terancam Putus

USGS menyebut peristiwa seismik berkekuatan sekitar magnitudo 5,2 tercatat di dekat perbatasan Nepal-China pada 26 Agustus. Setelah menganalisis data stasiun seismik dan citra satelit, lembaga tersebut menyimpulkan bahwa sumber getaran berasal dari runtuhan gletser dan aliran material, bukan gempa bumi.

Pakar geofisika dari Lamont-Doherty Earth Observatory, Columbia University, Göran Ekström, sebelumnya mengatakan kepada ABC News bahwa sebuah longsoran besar di kawasan pegunungan kemungkinan menghantam dan meluruhkan sebagian gletser.

Material berupa batuan dan es kemudian bergerak turun ke lembah dan membawa air dalam volume sangat besar.

Baca juga :   Baru Keluar Rutan, Residivis di Lubuklinggau Kembali Ditangkap Usai Beraksi Curi Kusen Pintu

Ekström menyebut peristiwa tersebut sebagai peristiwa geofisika berskala masif. Energi dari material yang meluncur turun dari pegunungan begitu besar hingga menghasilkan sinyal seismik yang terdeteksi oleh seismograf.

Menurut perkiraannya, campuran es, material longsoran dan air bergerak dengan kecepatan sangat tinggi menuju lembah. Ketinggian gelombang banjir bahkan diperkirakan dapat mencapai sekitar 39 hingga 48 meter, dengan kecepatan aliran hingga sekitar 71 kilometer per jam.

Ekström juga menyoroti perubahan iklim yang mempercepat pencairan es dan gletser di berbagai wilayah dunia.

Baca juga :   Sempat Dibongkar Satpol PP, Akses Jalan Tujuh Rumah di Jalan Putri Rambut Selako Kembali Ditutup

Menurutnya, peristiwa longsor dan runtuhan gletser seperti ini tetap dapat terjadi tanpa perubahan iklim. Namun, meningkatnya pencairan gletser berpotensi membuat kawasan pegunungan semakin rentan terhadap kejadian serupa.

Sejumlah ahli juga menyebut longsoran di kawasan pegunungan Himalaya semakin sering terjadi dan kondisi tersebut berkaitan dengan perubahan pada gletser.

Bencana tersebut berdampak luas di sepanjang kawasan sungai dan lembah. Rumah, jalan, jembatan serta sejumlah fasilitas lainnya rusak atau tersapu arus.

Baca juga :   Megawati: Banjir dan Longsor di Sumatera Picu Kecemasan Generasi Muda

Di Nepal, sedikitnya 157 jenazah telah ditemukan. Sementara itu, data Nepal Tourism Board mencatat 384 orang masih dilaporkan hilang, terdiri dari 291 warga asing dan 93 warga Nepal.

Di sisi Tibet, otoritas China juga melaporkan korban jiwa dan ratusan orang hilang akibat bencana yang sama. Upaya pencarian dan penyelamatan terus dilakukan di tengah kondisi medan yang sulit dan risiko longsor susulan.

Bencana ini menjadi salah satu kejadian banjir paling mematikan di kawasan Himalaya dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menunjukkan besarnya risiko yang dapat muncul dari ketidakstabilan gletser dan lereng pegunungan.[YKP]

157 Orang Tewas Banjir Nepal Longsor
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAsap Karhutla Kepung Sumsel, Unsri Alihkan Kuliah ke Daring
Next Article Lalai Tinggalkan Bara Api, Kebun Kopi Warga Lahat Terbakar
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,887 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,759 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,733 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?