RELUNG.ID – Banjir yang terjadi dibeberapa titik di Kota Baturaja, OKU hingga kini belum juga surut.
Banjir ini pun kini semakin meluas dan tinggi hingga mengenangi rumah, jalan dan fasilitas pemerintahan.
Banjir ini disebabkan tidak adanya lokasi pembuangan air di wilayah tersebut.
Baca Juga: Dituduh Antonio Selingkuh, Nikita Klarifikasi di Live Instagram
Pj Bupati OKu, Teddy Meilwansyah mengatakan, pihaknya bersama jajaran telah meninjau salah satu lokasi banjir, di wilayah Jalan Pancur, RT 3 Dusun 3, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Senin (1/5).
“Kami telah melakukan pengecekan langsung menggunakan perahu karet BPBD untuk mencari titik lokasi pembuangan air,” katanya.
Namun, dari hasil pengecekan, tidak adanya aliran tempat pembuangan air sehingga menyebabkan air tergenang dengan ketinggian setengah meter sampai 1,5 meter, hingga masuk ke rumah-rumah warga dan menghambat aktivitas. Terlebih lagi, kondisi cuaca yang kerap hujan deras.
Baca Juga: Pendapatan Film Super Mario Bros Tembus 1 Miliar USD Secara Global
Meski demikian, saat ini pemerintah tengah berupaya untuk mencari lahan milik warga untuk dijadikan kolam retensi agar debit air yang menggenangi Jalan Pancur bisa mengalir. Dari keterangan Kepala Desa Tanjung Baru. Ada dua warga yang rela lahannya dimanfaatkan untuk dibuat kolam retensi.
“Keduanya sudah dihubungi dan merestui lahannya dimanfaatkan untuk mengurangi aliran air di sini. Ada dua siring besar di Jalan Pancur menuju Dusun 4 dan Dusun 2,” pungkasnya.

