RELUNG.ID – Bencana banjir melanda beberapa wilayah di Kabupaten OKU selatan, Sumsel, Rabu (5/7).
Akibat banjir tersebut, satu orang meninggal dunia, dua orang masih dinyatakan hilang dan tiga rumah hanyut terbawa derasnya arus banjir.
Demikian diungkapkan Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Ansori.
Baca Juga: Vivo V29 5G Usung Snapdragon 778G+ dan Kamera 64MP, Ini Spesifikasi Lengkapnya
Dia mengatakan, banjir ini disebabkan intensitas hujan yang tinggi dan lama sehingga mengakibatkan meluapnya air sungai.
Banjir ini terjadi di beberapa wilayah yaitu Desa Ulak Panda, Desa Lawang Agung, Kecamatan Kisam Tinggi.
Kemudian, Desa Wai Gugur, kecamatan Muaradua Tangsi dan Desa Bayur, Kecamatan Muaradua Kisam.
Baca Juga: Diadaptasi dari Webtoon, Yuk Kenalan Pemeran Utama Drakor ‘National Death Penalty Vote’
“Kejadian banjir ini terjadi tadi pagi sekitar pukul 6.25 WIB,” katanya
Akibat banjir tersebut, tiga rumah hanyut bersama tiga orang di dalamnya.
Satu orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Baca Juga: iPhone 15 Series Dikabarkan Miliki Baterai Lebih Besar
“Ketiganya ini satu keluarga, ayah, ibu dan anak,” terangnya.
Tak hanya itu, beberapa fasilitas umum pun rusak total. Mulai dari Jembatan Wisata gemuhak desa lawang agung bayur mengalami rusak total dan Jembatan Gantung arah kebun kopi masyarakat Lawang Agung.
“Saat ini tim BPBD telah mendatangi TKP dan melakukan kaji cepat serta berkoordinasi dengan beberapa pihak lainnya,” pungkasnya.

