Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Banjir Muratara Mulai Surut, 16 Ribu Rumah di Karang Dapo dan Rawas Ilir Masih Terendam
Regional

Banjir Muratara Mulai Surut, 16 Ribu Rumah di Karang Dapo dan Rawas Ilir Masih Terendam

ADMINBy ADMIN10/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi banjir bandang yang terjadi di Muratara. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Banjir yang melanda Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, perlahan mulai surut. Namun hingga Minggu (10/5/2026), ribuan rumah warga di wilayah hilir masih terendam dan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, banjir kini masih menggenangi dua kecamatan, yakni Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir.

Baca juga :   IKAPERTA Unsri Siap Sinergi dengan Pemprov, Jaga Ketahanan Pangan Sumsel

Di Kecamatan Karang Dapo, wilayah terdampak meliputi Desa Kerta Sari, Desa Rantau Kadam, Desa Karang Dapo, Kelurahan Karang Dapo, Desa Biaro Lama, Desa Biaro Baru, dan Desa Aringin.

Sementara di Kecamatan Rawas Ilir, banjir masih merendam Desa Mandi Angin, Kelurahan Bingin Teluk, Desa Beringin Makmur I, Desa Beringin Makmur II, Desa Tanjung Raja, Desa Pauh I, Desa Air Bening, Desa Mekar Sari, dan Desa Belani.

BPBD mencatat sebanyak 16.169 unit rumah masih terendam banjir. Selain itu, empat rumah hanyut, satu rumah mengalami rusak sedang, dan enam rumah lainnya rusak ringan.

Baca juga :   Pemkab Muara Enim Wajibkan Perusahaan Batu Bara Biayai Penguatan Jembatan


Total warga terdampak mencapai 16.169 kepala keluarga atau sekitar 57.373 jiwa.

Bencana banjir juga menyebabkan kerusakan infrastruktur di sejumlah titik. Jembatan gantung di Desa Tanjung Beringin dilaporkan putus, sementara jembatan di Desa Terusan, Desa Sukamenang, Desa Noman, dan Desa Batu Gajah mengalami rusak sedang.

Tidak hanya itu, lima puskesmas pembantu, dua polindes, enam TK/PAUD, tujuh SD/MI, dua SMP/MTS, dan dua SMA/SMK masih terendam air.

Satu unit musala dilaporkan hanyut, sedangkan empat musala dan lima masjid lainnya masih tergenang banjir. Hingga kini total kerugian akibat bencana tersebut masih dalam proses pendataan.

Baca juga :   Pererat Silaturahmi, TP PKK Palembang Gelar Halal Bi Halal di Gandus

Banjir juga memakan korban jiwa. Seorang balita berusia tiga tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat banjir melanda kawasan tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono mengatakan kondisi banjir di Kecamatan Rupit sudah surut, sementara genangan masih bertahan di Karang Dapo dan Rawas Ilir.

“Sekarang banjir tinggal dua kecamatan yakni Kecamatan Karang Dapo dan Kecamatan Rawas Ilir,” ujarnya kepada wartawan.

Baca juga :   Wamen Lingkungan Hidup Ungkap 12 Perusahaan di Sumsel Disegel Akibat Karhutla

Menurut Mugono, ketinggian air di Kecamatan Karang Dapo berkisar antara 40 sentimeter hingga satu meter.

“Untuk akses jalan belum bisa dilalui karena berada dekat langsung dengan sungai,” katanya.

Ia menjelaskan, banjir di Muratara merupakan bencana tahunan yang dipicu meluapnya sungai akibat tingginya curah hujan.

“Kemarin Kamis sejak Maghrib hujan turun hingga pukul 08.00 WIB pagi, akibatnya Sungai Rupit meluap dan merendam dua kecamatan,” jelasnya.

Baca juga :   Korban Tewas Keracunan Asap Genset di Musi Rawas Bertambah Jadi Tiga Orang

Saat ini Kabupaten Muratara masih berstatus siaga banjir karena hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dan dapat memperluas genangan.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan debit air kembali meningkat.

“Masyarakat kami imbau agar mengamankan barang-barang penting dan menyiapkan langkah evakuasi jika air mulai naik,” pungkas Mugono. (LTM)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBupati Muba Wajibkan Perusahaan Tambang, Migas dan Perkebunan Sertifikasi Pekerja
Next Article Air Sungai Menghitam, Dugaan Pencemaran Limbah Tambang PT Pamapersada Nusantara Picu Kemarahan Warga
ADMIN

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,008 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,878 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,851 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?