Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Bank di Lebanon Kembali Ditutup Usai Para Nasabah Menuntut Pencairan Dana
Lifestyle

Bank di Lebanon Kembali Ditutup Usai Para Nasabah Menuntut Pencairan Dana

alwiBy alwi07/10/2022
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Belum dua pekan beroperasi kembali, bank-bank di Lebanon kembali ditutup. Lantaran, banyak nasabah yang menuntut pencairan dana mereka.

Penutupan tersebut diumumkan mulai Jumat (7/10) waktu setempat. Hal itu disampaikan sumber terkait dalam pernyataannya kepada The National, Kamis (6/10).

Bank-bank Lebanon menutup pintu mereka bulan lalu setelah setidaknya tujuh cabang diserbu oleh para nasabah yang meminta uang tabungannya secara paksa.

Mereka dibuka kembali Senin (26/9) dengan peningkatan langkah-langkah keamanan. Tetapi gelombang baru penggerebekan bank oleh nasabah yang menuntut tabungannya dicairkan kembali terjadi.

“Penutupan awal bulan lalu terjadi setelah serangan berulang kali terhadap bank dan serangan fisik terhadap karyawan bank dan martabat mereka,” kata Asosiasi Bank di Lebanon.

Pemogokan bulan lalu awalnya direncanakan hanya tiga hari, tetapi diperpanjang menjadi seminggu karena tidak adanya prosedur atau bahkan jaminan dari pemerintah dan pasukan keamanan yang akan memastikan lingkungan kerja yang aman.

Lebanon telah dilanda krisis ekonomi sejak 2019, yang digambarkan oleh Bank Dunia sebagai salah satu yang terburuk dalam sejarah modern.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePelaku Curanmor di Palembang Beraksi di Masjid saat Salat Subuh
Next Article Petani Asal Musi Banyuasin Ini Tewas Usai Tabrak Pohon Kelapa
alwi

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,902 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,774 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,747 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?