Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Bantah Isu Kerusakan Lingkungan, Pemerintah dan Warga Lokal Dukung Keberlanjutan Tambang Nikel di Pulau Gag Raja Ampat
Bisnis

Bantah Isu Kerusakan Lingkungan, Pemerintah dan Warga Lokal Dukung Keberlanjutan Tambang Nikel di Pulau Gag Raja Ampat

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda09/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam saat temu media di hotel Swiss Bell Sorong, Sabtu (7/6/2025). Foto: Kementerian ESDM
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat memberikan klarifikasi terkait polemik tambang nikel di kawasan konservasi Pulau Gag, Raja Ampat, yang mendapat sorotan dari masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melakukan kunjungan kerja ke Pulau Gag untuk memantau langsung kegiatan tambang yang dikelola PT Gag Nikel.

“Kami bersama Gubernur dan Bupati Raja Ampat menyempatkan diri meninjau lokasi tambang untuk memastikan kebenaran pemberitaan di media sosial. Kami menghormati kritik, namun penting untuk mengecek fakta di lapangan agar objektif,” ujar Bahlil dalam temu media di Sorong, Minggu (8/6/2025).

Klarifikasi Pemprov Papua Barat Daya
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menegaskan bahwa pemberitaan mengenai kerusakan lingkungan akibat tambang di Pulau Gag tidak sesuai kenyataan.

“Kami mendapati bahwa video yang beredar bukan berasal dari Pulau Gag. Kondisi tambang di sana terjaga dengan baik, dan reklamasi bekas lahan tambang dilakukan sesuai aturan lingkungan,” kata Elisa.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat setempat mendukung keberlanjutan tambang karena memberikan dampak ekonomi yang signifikan. “Masyarakat meminta agar aktivitas tambang tidak dihentikan, karena itu menopang kehidupan mereka,” jelasnya.

Pernyataan Bupati Raja Ampat
Senada dengan Gubernur, Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam mengatakan bahwa masyarakat sekitar tambang justru berharap kegiatan tambang dapat dilanjutkan.

“Mereka tidak ingin tambang ditutup karena ini membantu ekonomi mereka. Namun, kami mengusulkan agar pengawasan terhadap analisis dampak lingkungan (amdal) diperketat untuk menjaga ekosistem,” ujarnya.

Kesaksian Warga Lokal
Warga Pulau Gag, seperti Fathah Abanovo dan Lukman Harun, juga menepis isu kerusakan lingkungan yang beredar. Menurut mereka, kualitas air dan hasil tangkapan ikan tetap terjaga sejak adanya tambang.

“Kami masih bisa menangkap ikan seperti biasa, air tetap jernih, dan perusahaan bahkan membantu kami dengan menyediakan alat tangkap dan BBM,” ungkap Fathah.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sebelumnya sempat menghentikan sementara operasi PT Gag Nikel untuk merespons aduan masyarakat. Namun, setelah kunjungan langsung dan masukan dari warga, ia menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas tambang dan perlindungan lingkungan di kawasan wisata Raja Ampat.

PT Gag Nikel, yang merupakan bagian dari PT ANTAM Tbk sejak 2008, memegang kontrak karya sejak 1998. Kegiatan tambang di Pulau Gag saat ini berada dalam pengawasan ketat untuk memastikan keberlanjutan dan kepatuhan terhadap aturan lingkungan.[THQ]

Pulau Gag Raja Ampat Tambang Tambang Nikel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJeritan Pengusaha Penggilingan Padi Sumsel: Terjepit Harga Gabah dan Teknologi Usang
Next Article Xiaomi SU7 Ultra Catat Sejarah, Jadi Mobil Tiongkok Pertama di Gran Turismo 7
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202613 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,895 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,768 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,740 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?