Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Bappenas Nilai Makan Bergizi Gratis Lebih Mendesak Dibanding Buka Lapangan Kerja
Politik

Bappenas Nilai Makan Bergizi Gratis Lebih Mendesak Dibanding Buka Lapangan Kerja

RiyadiBy Riyadi30/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Dapur SPPG OKI saat menyiapkan MBG bagi siswa di sekitaran Kayuagung. (Fauzi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki tingkat urgensi yang lebih tinggi dibandingkan pembukaan lapangan kerja.

Meski mengakui bahwa kedua hal tersebut sama-sama penting, Rachmat menilai kondisi di lapangan menuntut pemerintah untuk memprioritaskan pemenuhan gizi masyarakat terlebih dahulu.

Pernyataan itu disampaikan Rachmat saat menjadi pembicara dalam Prasasti Economic Forum 2026 di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Baca juga :   Bongkar Keterlibatan Tokoh Besar di Kasus MBG, Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator

“Pada waktu saya ditanya mengapa MBG penting? Apakah MBG itu penting sekali? Apakah MBG lebih penting dari memberi lapangan kerja? Saya mengatakan MBG lebih mendesak daripada lapangan kerja. MBG penting, lapangan kerja penting. Tetapi MBG lebih mendesak,” ujar Rachmat.

Ia mencontohkan kondisi masyarakat di daerah pelosok yang masih mengalami kelaparan. Dalam situasi tersebut, menurutnya, solusi jangka pendek berupa pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi jauh lebih relevan dibandingkan pendekatan jangka panjang seperti penciptaan lapangan kerja.

“Ada yang bilang tolong kasih kail, jangan ikan. Tapi kalau dikasih kail, sudah keburu mati,” katanya.

Baca juga :   Viral Abu Janda Ditunjuk Jadi Komisaris JMTO, Begini Jawabannya

Oleh karena itu, Rachmat menekankan bahwa pemenuhan gizi melalui program MBG merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Setelah kebutuhan dasar tersebut terpenuhi, barulah pembangunan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja dapat berjalan lebih efektif.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga menunjukkan keyakinan tinggi terhadap skala dan dampak program MBG.

Dalam pidato khusus pada Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Prabowo menyebut bahwa MBG Indonesia akan segera melampaui skala produksi jaringan restoran cepat saji global, McDonalds (McD).

Baca juga :   166 Dapur MBG Serap 7.591 Tenaga Kerja Lokal di Palembang

“6 Januari 2025, kami memulai (MBG) dengan 190 dapur yang melayani 570.000 orang per hari. Hari ini, dalam waktu satu tahun, jumlah dapur telah mencapai 21.102 unit dan melayani seluruh negeri,” kata Prabowo, Kamis (22/1/2026).

Ia mengungkapkan, hingga saat ini MBG telah memproduksi sekitar 59,8 juta porsi makanan per hari untuk 58,9 juta penerima manfaat, mulai dari anak-anak, ibu hamil dan menyusui, hingga lanjut usia yang hidup sendiri.

“Untuk memberi gambaran, dalam waktu sekitar sebulan lagi, kami akan melampaui McDonalds dengan 68 juta porsi per hari,” tegas Prabowo.

Baca juga :   Komeng Memenangkan Pemilihan Anggota DPD Dapil Jawa Barat, Berapa Gaji dan Tunjangan yang Diterima?

Prabowo menekankan bahwa investasi besar pada program MBG dan pembangunan SDM merupakan fondasi utama untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dengan masyarakat yang makmur dan sejahtera.[YKP]

Bappenas Lapangan kerja Lebih Mendesak MBG
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTangis Denada di Acara TV Jadi Sorotan, Muncul di Tengah Gugatan Rp7 Miliar dari Ressa Rizky
Next Article Pemerintah Nilai Makan Bergizi Gratis Lebih Mendesak dari Cipta Kerja
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,874 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,745 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,719 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?