RELUNG.ID — Tragedi kecelakaan melibatkan mobil listrik Tesla kembali terjadi, kali ini di Toronto. Empat orang tewas dalam insiden tersebut, sementara satu orang mengalami luka serius.
Menurut laporan dari The Tribun, kecelakaan bermula saat Tesla kehilangan kendali dan menabrak pagar pembatas jalan. Usai menghantam pilar beton, mobil tersebut langsung terbakar. Ketika petugas pemadam kebakaran tiba, kendaraan sudah dalam keadaan terbakar hebat.
Korban tewas terdiri dari tiga pria dan satu wanita, sementara korban luka merupakan seorang wanita yang berhasil diselamatkan oleh seorang pengendara, Rick Harper, yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Harper menyaksikan penumpang yang terluka memukul jendela untuk meminta pertolongan.
Wakil Kepala Pemadam Kebakaran, Jim Jessop, mengungkapkan bahwa kebakaran dipicu oleh sel baterai di mobil Tesla tersebut.
“Intensitas kebakaran ini terkait langsung dengan sel baterai,” jelas Jessop dalam konferensi pers.
Petugas pemadam kebakaran memerlukan lebih banyak air untuk memadamkan api karena baterai lithium-ion dalam mobil listrik memicu risiko kebakaran ulang akibat proses thermal runaway yang membuat baterai terus memanas.
Dalam situasi seperti ini, baterai yang rusak biasanya harus dikubur dengan pasir di lokasi pembuangan untuk menghindari risiko kebakaran tambahan.[TRA]

