RELUNG.ID – Aksi kriminal jalanan kembali menjadi ancaman bagi warga Kota Palembang yang beraktivitas pada dini hari hingga menjelang subuh. Seorang wanita pengendara sepeda motor Honda Scoopy menjadi korban begal saat melintas di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Kemuning, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan depan Rumah Makan Pagi Sore dan sempat terekam kamera pengawas (CCTV). Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan korban berlari mengejar sepeda motornya yang telah dibawa kabur pelaku sambil berusaha meminta pertolongan kepada pengguna jalan lainnya.
Informasi yang diperoleh menyebutkan korban bernama Yuni. Saat itu, ia tengah mengendarai Honda Scoopy warna hitam seorang diri ketika dihadang dua pria yang diduga pelaku begal. Keduanya disebut datang menggunakan sepeda motor Yamaha N-Max.
Menurut keterangan yang dihimpun dari pihak keluarga dan rekan korban, pelaku tidak hanya merampas kendaraan, tetapi juga diduga mengancam korban menggunakan benda menyerupai senjata api.
“Korban mengaku sempat ditodong benda yang diduga pistol. Karena takut dan tidak ingin mengambil risiko, korban akhirnya tidak melakukan perlawanan,” ujar salah seorang rekan korban.
Aksi pelaku berlangsung cepat. Setelah berhasil menguasai kendaraan, kedua pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi. Korban yang masih syok kemudian menghubungi keluarga dan kerabat untuk meminta bantuan.
Kejadian ini kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi kejahatan jalanan pada jam-jam rawan, terutama saat kondisi jalan masih sepi dan minim aktivitas warga.
Kapolsek Kemuning AKP Iklil Alanuari membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut. Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Tim Reskrim sudah melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman CCTV. Dugaan penggunaan senjata api masih kami dalami untuk memastikan fakta yang sebenarnya,” kata Iklil.
Hingga kini, aparat kepolisian masih memburu kedua pelaku. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas maupun keberadaan pelaku untuk segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan kasus.[THQ]

