Polsek Talang Kelapa kini berhasil mengungkap identitas dua pelaku perampokan minimarket di Jalan Palembang-Betung, atau tepatnya KM 13, Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Sumsel.
Kapolres Banyuasin, AKBP Imam Syafii didampingi Kapolsek Talang Kelapa, Kompol Sigit Agung Susilo mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus perampokan minimarket tersebut. Namun, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan telah melakukan olah TKP.
“Kami juga sudah memintai keterangan korban dan sejumlah saksi di lokasi kejadian,” katanya, Sabtu (19/11).
Saat ini, pihaknya telah mengantongi identitas dua pelaku dan masih dalam pengejaran tim opsnal. Karena itu, dia meminta dukungan dan doanya agar kedua pelaku ini berhasil ditangkap. Sejauh ini, berdasarkan keterangan dari korban, akibat kejadian tersebut kerugian yang dialami yaitu mencapai Rp18 juta.
“Saat ini korban juga telah membuat laporan di kantor kepolisian setempat,” pungkasnya.
Sementara itu, Salah satu korban, Riani Wulandari mengaku, saat kejadian. Kondisi minimarket tempat dia bekerja sudah tutup dan tengah menghitung uang hasil penjualan. Bahkan, rolling door utama minimarket pun telah ditutup. Namun, tiba-tiba datang dua pelaku dan langsung menarik rekan kerjanya.
“Pelaku ini masuk dan langsung menodongkan senjata tajam jenis parang ke temannya,” katanya.
Para pelaku pun meminta rekannya untuk menunjukkan meja kasih dan langsung mengambil uang yang ada dikasir. Dia mengaku hanya bisa pasrah. Lantaran, para pelaku ini membawa dan mengancam dengan menggunakan parang. “Tidak tahu berapa jumlah uang yang mereka ambil. Karena, ada uang yang di atas dan di kasir,” pungkasnya.
Seperti diketahui, aksi perampokan minimarket kembali terjadi di Sumsel, atau tepatnya di KM13, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumsel, Jumat malam (18/11). Aksi ini pun terekam CCTV, dimana pelakunya yakni berjumlah dua orang,
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku ini mengenakan helm ojek online, masuk ke dalam minimarket melalui rolling door yang sedikit terbuka. Karena, rolling door utama dalam kondisi ditutup karyawan minimarket. Saat itu, karyawan minimarket sedang menghitung uang dari hasil penjualan.
Kedua pelaku yang berhasil masuk, langsung menuju ke meja kasir. Satu orang pelaku langsung menarik karyawan minimarket ke depan meja kasir. Pelaku mengikat tangan karyawan dan meminta untuk menunjukan tempat penyimpanan uang.
Kedua pelaku yang beraksi, menggunakan senjata tajam jenis parang untuk mengancam kedua karyawan dari minimarket Alfamart.
