RELUNG.ID — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah belasan santri Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah, Indralaya, Ogan Ilir, mengalami gangguan kesehatan usai menyantap makanan bantuan tersebut. Sedikitnya 15 santri harus mendapat penanganan medis, tujuh di antaranya dirawat inap di Rumah Sakit Ar Royan, Senin (9/2/2026).
Peristiwa ini memunculkan kekhawatiran soal standar keamanan pangan dan sistem pengawasan dapur penyedia MBG, mengingat program tersebut dikonsumsi ribuan santri setiap hari.
Humas RS Ar Royan, Iklim Cahya, membenarkan pasien yang datang menunjukkan gejala gangguan pencernaan seperti muntah dan nyeri perut. “Ada indikasi gangguan akibat makanan. Saat ini kondisi para santri berangsur membaik dan dalam pemantauan tenaga medis,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Salah satu santri Madrasah Ibtidaiyah, Mgs Fathan, mengungkapkan keluhan mulai dirasakan beberapa jam setelah mengonsumsi MBG. Rasa nyeri hebat di perut disertai muntah berulang membuatnya tidak mampu beraktivitas hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit.
Ibunda Fathan, Yona, mengatakan kondisi anaknya cukup mengkhawatirkan sebelum mendapatkan penanganan medis. “Muntahnya berkali-kali, apa pun yang diminum keluar lagi. Kami khawatir dan langsung membawanya ke rumah sakit,” katanya.
Tak hanya santri, seorang wali santri juga dilaporkan mengalami keluhan serupa setelah mengonsumsi makanan MBG yang dibawa pulang. Kondisi ini memperkuat dugaan adanya masalah pada makanan yang diproduksi dapur penyedia.
Humas Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah, Ferry Heryadi, menyatakan pihak pesantren belum menyimpulkan penyebab pasti kejadian tersebut. Namun, langkah penelusuran internal dan koordinasi dengan pihak terkait tengah dilakukan.
“Kami masih menunggu hasil pendalaman. Dapur penyedia menyatakan siap bertanggung jawab dan menanggung biaya pengobatan para korban,” ujarnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG yang melayani sekitar 2.925 santri di Ponpes Al-Ittifaqiah belum memberikan keterangan resmi meski telah didatangi awak media.[THQ]

