RELUNG.ID — Dua kelompok massa pendukung pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang terlibat bentrok di depan Kantor KPU Palembang pada Selasa (24/9/2024).
Insiden ini terjadi saat proses pengundian nomor urut paslon berlangsung, dan menyebabkan seorang polisi serta salah satu pimpinan ormas terluka.
Bentrokan melibatkan dua kubu dari ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang dipimpin oleh Ketua GRIB Jaya versi Jamak Udin dan Ketua DPC GRIB Jaya versi Soeheindra Tamzil. Konflik terjadi akibat perbedaan dukungan antara kedua pimpinan ormas tersebut, yang memicu aksi saling ejek di antara massa pendukung.
Akibat keributan ini, Aipda Trisno Widodo, seorang polisi yang berusaha melerai bentrokan, mengalami luka tusukan di pinggang sebelah kanan setelah diserang oleh seorang pelaku berinisial AR (45). Selain itu, Ketua GRIB Jaya versi Jamak, Udin, juga terluka dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RUSP) Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, AKBP Tri Wahyudi, menjelaskan bahwa situasi mulai memanas setelah massa melakukan aksi tabur pasir di lokasi bentrokan.
“Ada oknum yang mencoba membuat kekacauan, yang akhirnya mengakibatkan korban,” katanya.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto, mengonfirmasi bahwa tersangka AR telah ditangkap dan saat ini sedang diperiksa oleh tim Reskrim Polrestabes Palembang.
“Benar, semalam sudah ada penangkapan terkait insiden ini, dan proses penyelidikan sedang berlangsung,” ungkapnya.[AYK]

