RELUNG.ID – Pasangan suami istri harus hati-hati melakukan hubungan intim di masa hamil muda. Hal itu bisa berakibat keluarnya darah dan bisa berdampak sangat fatal.
Dilansir dari sehatQ ini penyebab dan dampak berbahaya keluar darah saat berhubungan intim. Simak dibawah ini :
1. Perubahan serviks
Serviks atau leher rahim adalah bagian tubuh wanita yang menghubungkan vagina dan rahim. Saat hamil, tekstur serviks akan mengalami perubahan dan menjadi lebih sensitif.
Baca Juga: Jenggot Limbad Terbakar saat Aksi Sembur Api, Netizen Malah Tertawa
Ketika berhubungan intim, penis yang berpenetrasi ke dalam vagina dapat menyebabkan serviks yang sensitif itu terluka dan berdarah. Penyebab perdarahan akibat adanya perubahan tekstur serviks biasanya terjadi di awal kehamilan.
2. Vagina terluka
Keluar darah saat hamil muda setelah berhubungan intim juga bisa disebabkan karena vagina terluka. Jika suami melakukan penetrasi seksual yang terlalu keras, lapisan epitel vagina dapat robek (vaginal lacerations) dan mengeluarkan darah yang berwarna sedikit merah muda. Penggunaan mainan seks (sex toy) yang terlalu kasar juga bisa menyebabkan vagina terluka dan mengalami perdarahan.
3. Pecahnya kapiler darah
Saat hamil, banyak pembuluh darah halus yang terbentuk untuk suplai darah ke vagina dan rahim untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang tinggi pada ibu dan janin.
Berhubungan seks saat hamil yang terlalu intens bisa menyebabkan pembuluh darah halus ini pecah, sehingga muncul bercak darah atau perdarahan yang ringan. Perdarahan ini umumnya tidak berbahaya dan Anda masih tetap bisa berhubungan intim di lain waktu.
Baca Juga: Dinilai Karakter Paling Mirip di One Piece Live Action, Ini Profil Zoro Mackenyu Arata
4. Infeksi serviks
Ketika serviks mengalami infeksi (servisitis) atau peradangan pada serviks, perdarahan dapat muncul setelah berhubungan intim.
Berikut adalah beberapa servisitis yang perlu diwaspadai:
- Gatal-gatal
- Keputihan
- Perdarahan vagina
- Rasa sakit saat sedang berhubungan intim.
- Jika Anda merasakan berbagai gejala di atas, segeralah datang ke dokter untuk memeriksakan diri.
5. Keguguran
Berhubungan intim tidak akan menyebabkan keguguran. Namun, jika Anda dan suami melihat adanya perdarahan hebat setelah berhubungan seks, bisa jadi kondisi ini menjadi tanda keguguran.
Periksakan diri Anda ke dokter jika perdarahan hebat disertai dengan kram di bagian bawah perut dan keluarnya gumpalan daging dari vagina.
6. Kehamilan ektopik
Keluar darah saat hamil muda setelah berhubungan
Kehamilan ektopik bisa menyebabkan vagina keluar darah
Meskipun jarang terjadi, kehamilan ektopik juga bisa menyebabkan vagina keluar bercak darah setelah berhubungan intim saat hamil muda. Kehamilan palsu ini terjadi saat sel telur yang telah dibuahi tidak tertanam di rahim.
Dikutip dari American Pregnancy, tanda kehamilan ektopik yang umum terjadi adalah ibu hamil akan merasakan nyeri kram di perut dari rendah hingga semakin kuat, perdarahan vagina hingga tingkat hCG menjadi rendah.

