Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Berbahaya! Ini 5 Dampak Keluar Darah Berhubungan saat Hamil Muda
Lifestyle

Berbahaya! Ini 5 Dampak Keluar Darah Berhubungan saat Hamil Muda

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda04/09/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pasangan suami istri harus hati-hati melakukan hubungan intim di masa hamil muda. Hal itu bisa berakibat keluarnya darah dan bisa berdampak sangat fatal.

Dilansir dari sehatQ ini penyebab dan dampak berbahaya keluar darah saat berhubungan intim. Simak dibawah ini :

1. Perubahan serviks

Serviks atau leher rahim adalah bagian tubuh wanita yang menghubungkan vagina dan rahim. Saat hamil, tekstur serviks akan mengalami perubahan dan menjadi lebih sensitif.

Baca Juga: Jenggot Limbad Terbakar saat Aksi Sembur Api, Netizen Malah Tertawa

Ketika berhubungan intim, penis yang berpenetrasi ke dalam vagina dapat menyebabkan serviks yang sensitif itu terluka dan berdarah. Penyebab perdarahan akibat adanya perubahan tekstur serviks biasanya terjadi di awal kehamilan.

2. Vagina terluka

Keluar darah saat hamil muda setelah berhubungan intim juga bisa disebabkan karena vagina terluka. Jika suami melakukan penetrasi seksual yang terlalu keras, lapisan epitel vagina dapat robek (vaginal lacerations) dan mengeluarkan darah yang berwarna sedikit merah muda. Penggunaan mainan seks (sex toy) yang terlalu kasar juga bisa menyebabkan vagina terluka dan mengalami perdarahan.

3. Pecahnya kapiler darah

Saat hamil, banyak pembuluh darah halus yang terbentuk untuk suplai darah ke vagina dan rahim untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang tinggi pada ibu dan janin.

Berhubungan seks saat hamil yang terlalu intens bisa menyebabkan pembuluh darah halus ini pecah, sehingga muncul bercak darah atau perdarahan yang ringan. Perdarahan ini umumnya tidak berbahaya dan Anda masih tetap bisa berhubungan intim di lain waktu.

Baca Juga: Dinilai Karakter Paling Mirip di One Piece Live Action, Ini Profil Zoro Mackenyu Arata

4. Infeksi serviks

Ketika serviks mengalami infeksi (servisitis) atau peradangan pada serviks, perdarahan dapat muncul setelah berhubungan intim.

Berikut adalah beberapa servisitis yang perlu diwaspadai:

  • Gatal-gatal
  • Keputihan
  • Perdarahan vagina
  • Rasa sakit saat sedang berhubungan intim.
  • Jika Anda merasakan berbagai gejala di atas, segeralah datang ke dokter untuk memeriksakan diri.

5. Keguguran

Berhubungan intim tidak akan menyebabkan keguguran. Namun, jika Anda dan suami melihat adanya perdarahan hebat setelah berhubungan seks, bisa jadi kondisi ini menjadi tanda keguguran.

Periksakan diri Anda ke dokter jika perdarahan hebat disertai dengan kram di bagian bawah perut dan keluarnya gumpalan daging dari vagina.

6. Kehamilan ektopik

Keluar darah saat hamil muda setelah berhubungan
Kehamilan ektopik bisa menyebabkan vagina keluar darah
Meskipun jarang terjadi, kehamilan ektopik juga bisa menyebabkan vagina keluar bercak darah setelah berhubungan intim saat hamil muda. Kehamilan palsu ini terjadi saat sel telur yang telah dibuahi tidak tertanam di rahim.

Dikutip dari American Pregnancy, tanda kehamilan ektopik yang umum terjadi adalah ibu hamil akan merasakan nyeri kram di perut dari rendah hingga semakin kuat, perdarahan vagina hingga tingkat hCG menjadi rendah.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIni 6 Penyebab Sakit Kepala Bisa Sampai ke Mata
Next Article Kalian Harus Tahu! Ini 10 Efek Samping Pil KB
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,957 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,826 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,799 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?