RELUNG.ID – Bulan sabit yang menandakan dimulainya bulan Islam Zulhijah telah terlihat di Arab Saudi.
Atas dasar tersebut, Mahkamah Agung Arab Saudi menetapkan Idul Adha.
Arab Saudi menetapkan Idul Adha 1444 H jatuh pada 28 Juni waktu setempat.
Baca Juga: Drakor Welcome To Samdalri, Kisah Romantis Ji Chang Wook dan Shin Hye Sun
Zulhijah merupakan bulan kedua belas dan terakhir dari kalender Islam, di mana umat Islam dari seluruh penjuru dunia berkumpul di Mekkah untuk menunaikan ibadah haji, salah satu dari Lima Rukun Islam.
Sembilan hari pertama Zulhijah dianggap sangat sakral oleh umat Islam, dengan hari kesembilan dikenal sebagai Hari Arafah.
Jutaan peziarah berkumpul di dataran Arafah, dekat Mekkah. Mereka melakukan ritual haji yang paling penting, berdiri dalam keadaan kontemplatif, berdoa, dan bertaubat. Hari itu, diyakini bahwa dosa seseorang akan diampuni.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Senin 19 Juni 2023, Siap-siap Palembang Bakal Diguyur Hujan
Setelah Hari Arafah, umat Islam di seluruh dunia akan merayakan Idul Adha, juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban.
Ini adalah hari besar Islam untuk memperingati kesediaan Nabi Ibrahim yang telah ikhlas mengorbankan putranya sebagai tindakan ketaatan kepada Allah.
Untuk memperingati peristiwa itu, umat Islam melakukan penyembelihan hewan kurban.
Baca Juga: Trailer Baru, Anime Tokyo Revengers Arc Tenjiku Ungkap Jadwal Penayangannya
Dagingnya kemudian dibagi menjadi tiga bagian: untuk keluarga, untuk teman dan kerabat, dan untuk orang miskin dan yang membutuhkan.
Tindakan memberi ini menggarisbawahi nilai-nilai empati dan kedermawanan yang menjadi inti dari hari raya dan keyakinan Islam.
Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia juga telah menetapkan Idul Adha 1444 H jatuh pada 29 Juni mendatang. Penetapan tersebut, berdasarkan sidang isbat, Minggu kemarin.

